Harga BBM Naik, SPBU Biasa-biasa Saja

- Minggu, 1 Maret 2015 | 19:06 WIB

Pantauan Haluan, Minggu (1/3), beberapa SPBU masih dalam kon­disi stabil, tidak ada penurunan atau peningkatan pembeli yang signi­fikan. Salah satunya di SPBU Jalan Khatib Sulaiman Nomor 50 PT Putrasuka Indonesia dengan nomor SPBU 14.251.523, seperti hari biasanya para pengendara tidak terlalu sepi dan tidak juga terlalu banyak yang me­ngantre di SPBU tersebut.

Salah seorang petugas SPBU Eri mengatakan bahwa ia tidak kesulitan dalam mengganti angka-angka pada pengisian BBM tersebut karena hanya dilakukan secara digital, soal pembeli ia mengatakan tidak ada perbedaan dari hari biasanya. “Yang membeli BBM sama seperti hari-hari biasa, bahkan ada dari mereka yang tidak mengetahui kenaikan harga BBM, karena naiknya kan hanya Rp200 per liter. Jadi saya rasa masyarakat tidak terlalu kaget,” ungkapnya.

Pemandangan yang sama juga tampak di SPBU depan DPRD Sumbar nomor 11.251.502 kondisi pembeli tidak terlalu ada perubahan dari hari biasanya, para pembeli yang pakai jerigenpun tidak tampak. Dari pengakuan beberapa orang petugas di SPBU tersebut pembelian dengan derigen untuk hari pertama kenai­kan BBM belum ada, dan jumlah pasokan untuk BBM premiumpun masih normal.

Salah seorang warga yang tengah mengisi BBM jenis premium Yudha (27) mengaku tidak mengetahui kenaikan harga BBM, karena se­penge­tahuannya kalau BBM naik pasti jauh-jauh hari sudah diu­mumkan pemerintah.

Ketika diberitahukan jumlah rupiah kenaikan harga BBM, ia hanya menanggapi dengan biasa saja. Karena menurutnya kenaikan tersebut hanya Rp200 per liter jadi tidak terlalu terasa oleh masyarakat.

“Saya baru tahu sekarang kak kalau premium naik, kok ngak ada pengumumannya ya?,” ujarnya.

Hal berbeda justru dikatakan seorang ibu rumah tangga Netti (54). Menurutnya kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan harga/tarif barang dan sejumlah layanan seperti kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, dan kenaikan tarif angkot.

“Kenaikan BBM ini tentunya juga akan diikuti kenaikan yang lain-lainnya, misalnya saja kenaikan sembako atau ongkos angkutan umum. Tentunya pengeluaran kita juga bertambah, sedangkan pengha­silan saya segitu-segitu saja tidak ada bertambah. Ongkos angkot anak pergi sekolah juga harus ditam­bahkan, belum lagi kebutuhan seha­ri-hari nantinya,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X