TNI Ikut Buru Rampok Emas

Administrator
- Kamis, 5 Maret 2015 | 19:27 WIB

Syamsi juga mengimbau kepada masyarakat, agar meningkatkan kewaspadaannya dan diminta proak­tif untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan masing-masing. Terutama bila membawa harta (uang) dengan jumlah besar, jangan segan-segan untuk meminta pengawalan dari pihak kepolisian agar keamanannya lebih terjamin.

Kapolres Solok Kota, AKBP Guntur Hindarsyah. SIK, SH, MH yang dihubungi Haluan melalui tele­pon­nya mengatakan pihaknya sudah mendapatkan petunjuk. Ha­nya saja, untuk memperkuat petun­juk-petunjuk tadi pada penyelidikan, mereka masih kelimpungan terkait saksi.

“Dua Kasus tersebut  saksinya minim,”kata perwira yang sebe­lumnya bertugas sebagai Kabag Bin­kar Biro SDM Polda Bengkulu ini.

Ketika didesak apa-apa saja petunjuk yang sudah dikantongi tim Reskrim polres setempat, Guntur enggan menyebutkan secara detail. Ia menyebut, demi kepentingan penyelidikan, hal tersebut belum bisa dipublish. “Yang jelas hal itu coba kami kaitkan untuk mene­mukan titik terang mengungkap dua kasus terse­but,”sebutnya lagi.

Terpisah, Koordinator Indo­nesian Police Watch (IPW) Ilhamdi Taufik menilai untuk mengantisipasi hal seperti ini, polisi harus menge­depankan langkah antisipatif ketim­bang reaktif.  Modus operandi pelaku kejahatan makin beragam, termasuk salahsatunya perampokan dengan menggunakan senjata api yang semakin marak akhir-akhir ini. Inilah yang harus diantisipasi.

Menurutnya, langkah antisipatif  harus dilakukan oleh penegak hu­kum untuk menekan angka kriminal di tengah-tengah masyarakat. Pen­dekatan intelektual juga perlu seiring tingginya intelektual para penjahat dan perampok yang beraksi. “Polisi harus lebih intelek dari penjahat,” ujar Ilhamdi.

Ditanya soal langkah tembak di tempat, menurut Ilhamdi hal ini bukan solusi untuk menghentikan perampok. Ia menilai itu merupakan tindakan main hakim sendiri se­hingga kalau perampok yang tertem­bak itu tewas, maka polisi juga tidak bisa menyelidiki dan mengem­bangkan sebuah kasus lebih lanjut.

“Harus dilakukan refreshing ilmu kepolisian sehingga tercipta “smart police” untuk melakukan antisipasi terhadap kejahatan yang semakin terkesan intelek,” pungkas Ilhamdi. (h/mg-fds/nas)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Terima Bantuan Sembako dan Beasiswa

Selasa, 30 November 2021 | 08:50 WIB

Wako Padang Paparkan Ekonomi Kreatif di ICCN Pekanbaru

Minggu, 28 November 2021 | 07:50 WIB

Masjid di Padang Bakal Ramah Anak

Sabtu, 27 November 2021 | 07:37 WIB
X