2.600 Dosen Kopertis X Masih Berijazah S1

- Jumat, 6 Maret 2015 | 19:19 WIB

“Ini menjadi salah satu alasan kenapa masih banyak prodi yang memiliki akreditasi C. Tak hanya itu, hingga kini sekitar 50 persen dosen yayasan belum memiliki jabatan fungsional atau masih berstatus sebagai tenaga pengajar. Inilah kondisi sumber daya di Kopertis Wilayah X,” ucap Ganefri.

Ganefri menyatakan, dari 850 prodi di 240 PTS di wilayah Ko­pertis Wilayah X sekitar 80 persen terakreditasi C. Alasan banyaknya akreditasi C ini adalah banyaknya prodi baru, banyaknya sumber daya manusia yang masih memiliki kuali­fikasi ijazah S1, kurangnya publikasi ilmiah dan riset.

“Akreditasi C ini sebenarnya sudah baik. Hanya saja di masyarakat beredar nilai C itu sangatlah buruk. Kami menyarankan agar nantinya penilaian akreditasi ini tidak meng­gu­nakan ABC, tapi menggu­nakan kata-kata baik, baik sekali dan unggul seperti yang sudah diren­canakan menteri. Kami berha­rap ada per­baikan mutu di PTS,” urai Ganefri.

Menanggapi hal ini, Mohamad Nasir sendiri sejalan dengan pemi­kiran Ganefri agar PTS lebih me­ngem­bangkan diri. Peningkatan mutu PTS merupakan salah satu agenda penting yang masuk dalam rencana kerja Nasir.

Untuk mengurus perguruan tinggi, kini Kemenristek Dikti sejak 5 Februari lalu telah memiliki struktur yang jelas. Kementerian ini memiliki lima Direktorat Jenderal (Dirjen) baru yaitu Dirjen Pem­belajaran dan Kemahasiswaan, Dir­jen Kelembagaan yang mengurus izin pembukaan prodi dan lainnya, Dirjen Sumber Daya yang mengurus permasalahan dosen dan aset, Dirjen Riset dan Pengembangan serta Dirjen Inovasi.

“Jika dulunya, perguruan tinggi menjadi bagian dari Kemendikbud, kini perguruan tinggi diurus sendiri di satu kementerian. Artinya, sudah lebih fokus,” ucap Nasir.

Terkait banyaknya akreditasi C ini, Nasir menyarankan agar PTS membentuk komunitas. Kemudian, baik itu pihak Kopertis dan ke­menterian akan memberikan pem­binaan secara serius kepada komu­nitas ini. Kopertis pun diminta mengklaster lebih baik PTS yang ada di wilayahnya sehingga memu­dah­kan utnuk melakukan pembinaan.

“Kami melihat ada keoptimisan di PTS wilayah X untuk mening­katkkan mutu. Yang perlu diingat adalah jangan menjadikan PTS seba­gai ladang bisnis namun ladang untuk mengabdi. Bagi PTS yang masih memiliki akreditasi C, na­mun ber­keinginan membuka prodi baru, le­bih baik mengukur diri dulu. Masa su­dah mau buka prodi baru,” katanya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB
X