Pemimpin Sumbar Mesti Tinggalkan Jejak Tauladan

- Minggu, 8 Maret 2015 | 20:01 WIB

LSM se-Sumatera Barat yang ikut melahirkan lima petisi itu adalah; Komunita Selaras Alam dari Kabupaten  Agam, Perkumpulan Peduli dari Kabupaten Darmasraya, KS Nan Tumpah dan Topan RI dari Kabupaten Padang Pariaman, Lem­baga Bantuan Kesehatan Negara dari Kabupaten Pasaman Timur, Lem­baga Metropol Indonesia dari  Ka­bupaten Pasaman Barat

Berikutnya Lidik Krimsus RI Kabupaten Solok,  Kiblat dan Gerak dari Kabupaten Solok Selatan, Badan Penyidik Independen dari Kabupaten Tanah Datar, Aliansi Rakyat Anti Korupsi dari Kota Bukittinggi, Leon Agusta Institute dan Nusa Relief dari Kota Padang, Ceredek, Lembaga Metropol Indo­nesia dari Kota Pariaman, Balerong, LP3SDM dari Kota Payakumbuh: Peduli Daerah Sawahlunto dan  Aliansi Indonesia dari Kota Sawah­lunto. Berikutnya Altara dan Aliansi Indonesia dari Kota Solok.

Julia memaparkan Leon Agusta Institute berinisitif bersama-sama LSM dari seluruh kabupaten/kota di wilayah provinsi Sumbar, mem­bentuk Forum LSM se-Sumbar (Presidium)  sebagai kekuatan sipil yang terorganisir. Untuk kekuatan kontrol sosial atas pelaksanaan pembangunan, serta untuk efek­tivitas memberikan kontribusi pemi­kiran, gagasan, dan ide-ide pem­bangunan dalam perjuangan mewu­judkan kondisi kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat dan ter­bangun­nya kebudayaan masa depan Sum­bar. (h/rel/erz)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB

Terpopuler

X