KIH Sumbar Bakal Deklarasikan Koalisi Baru

- Senin, 9 Maret 2015 | 19:05 WIB

Dikatakan Andes, saat ini pihaknya tidak ingin berbicara soal koalisi dan ingin lebih fokus untuk mencari figur pemimpin bagi rakyat Sumbar lima tahun ke depan. “Bagi partai yang sepakat dengan cara yang ditem­puh Nasdem, silahkan berga­bung dan bersa­ma-sama men­cari calon gu­bernur untuk ma­syarakat Sum­bar,” kata Andes.

Juru bicara tim Koalisi KIH Sumbar (PDIP bersama PKB, Hanura dan PBB Sum­bar), yang juga Ketua DPW PKB Sumbar, Febby Dt Bang­so Nan Putiah kepada Haluan kemarin mengaku, pihaknya sudah dapat mem­baca gelagat atau sikap Nasdem Sumbar yang tidak ingin berkoalisi dengan mereka.

Menurut Febby, gelagat tersebut setidaknya sudah ter­lihat dari beberapa kali ajakan duduk bersama dengan Nas­dem untuk membuat dan me­matangkan koalisi. Namun sayangnya, upaya itu tidak berjalan mulus.

Meski tidak mendapat si­nyal yang pasti, koalisi yang kini sedang dibangun Febby bersama pemuka partai lain­nya tidak langsung patah arang. Justru pihaknya makin mem­buka kesempatan bagi partai lainnya yang akan berga­bung dengan koalisi yang akan di­dek­larasikan dalam waktu dekat.

“Untuk menyongsong pil­ka­da apalagi untuk pilgub, koalisi yang kami bangun sifat­nya dinamis dan terbuka bagi partai manapun. Bila sudah begitu, berarti kami tidak harus terpaku pada koalisi yang sudah terbentuk ditingkat pusat (KIH,red). Itu didasari situasi politik yang ada di daerah masing-masing,” pung­kas Febby.

Ketika ditanya kapan koa­lisi baru itu akan didek­lara­sikan dan partai-partai mana saja yang akan bergabung, Febby menjawab kemung­kinan akan dilakukan dalam pekan depan.

Sebelumnya, DPW Nas­dem Sumbar juga menyatakan tidak setuju jika ada asumsi yang menyebutkan sikap Nas­dem Sumbar dihubungkan atau disangkut pautkan dalam salah satu koalisi besar yang ada di pusat saat ini (KMP dan KIH, red). Hal ini katanya, merujuk pada keputusan dari tingkat DPP. Nasdem saat ini yakin bahwa di tingkat pusat koalisi KIH dan KMP sudah melebur.

“Buktinya kita lihat Gol­kar Agung Laksono dan PPP saat ini tidak lagi mem­bica­rakan koalisi baik KMP mau­pun KIH. Inilah salah satu parameter Nasdem,” ulas Ke­tua Tim Pilkada Nas­Dem Sum­­bar ini.

Untuk itu, ia meminta agar partai-partai di Sumbar tidak terlalu terburu-buru menya­takan koalisi, karena hal terse­but akan membuat masyarakat merasa calon yang di usung lebih pro kepada golongan tertentu. “Maka kawan-kawan yang menyatakan koalisi KIH dan KMP jangan terlalu cepat seperti itu. Kita tidak bisa berharap pada koalisi KIH dan KMP,” ujarnya. (h/mg-rin)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB

Terpopuler

X