Golkar Sumbar ‘Tantang’ Pemerintah

- Selasa, 10 Maret 2015 | 19:42 WIB

Ricuh

Hingga tadi malam, kubu Aburi­zal Bakrie masih menggelar rapat konsolidasi bersama sejumlah pim­pinan DPD I dan II Partai Golkar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat. Namun rapat itu diwarnai kericuhan setelah salah seorang dituding seba­gai penyusup.

Kericuhan terjadi saat Aburizal menyampaikan pidatonya. Tiba-tiba saja, terjadi keributan di bagian belakang ruangan.Seseorang yang dituding sebagai penyusup itu ter­nya­ta sedang dipukuli oleh kader-kader Golkar lainnya. Terlihat Wasekjen Partai Golkar Ali Moch­tar Ngabalin ikut memukuli pria itu. “Penyusup ini, penyusup, orangnya Yorrys ini,” kata kader Golkar yang ikut mengerumuni pria bertato itu.

Kejadian terjadi beberapa saat hingga Aburizal pun menghentikan pidatonya. Sebelum terlanjur babak belur, pria yang dituduh sebagai penyusup itu langsung diamankan oleh polisi.

Wapres Jusuf Kalla menilai keputusan Menkumham tersebut sedianya mengakhiri kisruh internal Partai Golkar. Menurutnya, masing-masing kubu harus menaati putusan MPG yang memenangkan kubu Agung Laksono.

“Ya kita harus menaati keputu­san mahkamah partai yang kemu­dian disahkan oleh Menkum­ham, begitu garis hukumnya yang jelas, ya kita kita ikut hukum saja,” ujarnya.

Mengenai langkah kubu Aburi­zal Bakrie yang tengah mengajukan gugatan baru ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kalla hanya menga­takan bahwa pengadilan sejak awal meminta agar permasalahan ini diselesaikan melalui mahkamah partai. “Maka hasilnya harus didaftar ke pemerintah, pemerintah sudah keluarkan pengesahannya, ya selesai sudah,” sambung Kalla.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan bahwa kubu Agung selanjutnya harus meng­akomodir kubu Aburizal sesuai dengan perintah mahkamah partai. Terkait kemungkinan Golkar berga­bung dalam koalisi pemerintah setelah pengurusan Agung disahkan, Kalla tidak menjawabnya tegas. Ia hanya mengatakan bahwa selama ini Ia sudah dekat dengan kubu Aburi­zal maupun Agung.

“Namanya politik sekarang pun sudah dekat. Sebelum keputusan, Ical pun sudah berkawan baik de­ngan saya, semua sudah dekat pe­merintah. Kan APBN kemarin kan cepat tidak ada masalah,” ujar dia. (h/eni/lex/bbs/kom/dtc/viv/ral/sis)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Wako Padang Sambut Baik Lembaga Halal Syariah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:55 WIB

Wako Padang Sambut Baik Lembaga Halal Syariah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:20 WIB

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB
X