Agustus, Pembangkit Listrik DKP Beroperasi

- Rabu, 11 Maret 2015 | 19:47 WIB

Kepala DKP Padang, Afri­zal Khaidir mengatakan, per­kiraan pengoperasian pem­bangkit listrik tenaga metan itu didapatkan setelah pihak pe­merintah pusat telah mela­kukan tender terhadap genset yang akan dipakai untuk meng­hasilkan listrik.

“Kami sudah diberitahu, bahwa tender pengadaan gen­set sudah dilaksanakan. Di­per­kirakan, dalam tiga atau empat bulan ini, genset itu bisa tiba di Padang dan pada Agustus, pembangkit listrik bisa di­ope­rasikan,” katanya.

Jika selama ini, sampah hanya dibuang di tempat pem­buangan akhir di TPA Aia Dingin, ke depan sampah-sampah yang sudah me­ng­gu­nung itu bisa dimanfaatkan sebagai sumber penghasil en­ergi listrik.

Pemanfaatan sampah se­bagai penghasil energi listrik dengan memanfaatkan gas metan, yang dihasilkan dari tumpukan sampah yang di­hasilkan dari rumah tangga maupun pasar tersebut.

Kota Padang merupakan satu dari dua kota yang di­jadikan pilot project pe­ma­nfaatan gas metan, yang di­ha­sil­kan sampah menjadi energi listrik.

Dikatakannya, pe­man­faa­tan gas metan yang dihasilkan sampah tersebut dengan me­nam­bang gas dari zona pem­buangan yang sudah tidak aktif lagi. ”Saat ini, di TPA Aia Dingin, ada empat zona pe­numpukan sampah. Dua zona masih aktif, se­mentara dua lagi sudah tidak aktif atau sudah penuh. Gas metan, yang kami tambang dari dua zona tadi yakni zona A dan B,” katanya.

Dari dua zona tadi, di­perkirakan akan mampu meng­hasilkan tenaga listrik men­capai 130.000 watt atau 130 KVA, yang nantinya akan digunakan sebagai sumber listrik bagi operasional TPA Aia Dingin, serta masyarakat sekitar.

“Juga tidak tertutup ke­mungkinan, akan disalurkan ke PDAM. Selain itu, nantinya juga akan memiliki nilai eno­nomis,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Hendri Septa Kukuhkan Pengurus PPCB Padang

Selasa, 26 Oktober 2021 | 06:20 WIB

Wako Padang Motivasi Generasi Muda di Kurao Pagang

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:27 WIB
X