Golkar di Sumbar Tak Seirama

- Kamis, 12 Maret 2015 | 19:15 WIB

Ketua AMPG Sumbar, Risman Siranggi menyarankan kabupaten/ kota tidak terpen­ga­ruh dengan penolakan yang muncul dan tetap berpegang kepada konstitusi.

Risman yang juga Wakil Ketua DPD Golkar Sumbar ini menye­rukan agar seluruh kader dan Ketua DPD ka­bupaten/ kota mengikuti pu­tusan Mahkamah Partai Gol­kar (MPG) yang sudah sesuai dengan konstitusi. Yaitu me­nya­takan hasil Munas Ancol Jakarta sebagai Munas yang sah dan sudah didaftarkan kepengurusannya ke Ke­menkum dan HAM.

“Sebagai seorang warga negara Indonesia, kader harus menghormati keputusan hu­kum.

Terjadinya beda pendapat itu sah-sah saja, karena Golkar sebuah orga­nisasi dan bukan perusahaan.

Ini bukan ber­maksud mendirikan dualisme di tubuh Golkar Sumbar,” ucapnya ketika dihubungi, Kamis (12/3).

Alasan kemunculan per­nyataan berbeda ini, menurut Risman justru sebagai langkah agar Golkar tidak terpecah belah. Satu suara mengikuti konstitusi yang menetapkan Munas Golkar Kubu Agung Laksono sebagai kepengu­ru­san yang sah. “Apalagi, kami di Sumbar memiliki tugas berat, yaitu mensukseskan Pilkada. Jangan sampai terpecah be­lah,” tam­bahnya.

Risman juga mengimbau Ketua DPD kabupaten/ kota untuk merapatkan diri meng­ha­dapi Pilkada. “Jangan ter­ganggu dengan kepemimpinan yang terjadi di pusat.

Apa yang sudah dipu­tus­kan oleh MPG sudah final dan mengikat dan tidak ada kepu­tusan lain yang lebih tinggi. Jadi kader jangan sampai ter­pengaruh,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB

Terpopuler

X