KPU Sumbar Antisipasi Sengketa Pilkada

Administrator
- Rabu, 8 April 2015 | 19:19 WIB

Untuk tahapan-tahapan pilkada yang rawan digugat adalah tahapan pemutakhiran data, penetapan calon, kam­panye, dan rekapitulasi suara. “Empat tahapan itu kita akan cermat melakukannya,” ujar­nya, Rabu (8/4).

Terdapat empat tahapan dalam penyelesaian sang­keta­nya. Yang pertama di tingkat Bawaslu, PTUN, Mahkamah Agung, dan Mahkamah Kon­s­titusi. Untuk tahapan, akan dimulai Juli dengan agenda pencalonan, pemutakhiran data pemilih. Kemudian lanjut penetapan calon pada Agustus, lanjut kampanye, dan seterus­nya hingga hari ‘H’ pen­coblo­san 9 Desember.

Sekretaris KPU Sumbar, Arlis mengatakan, bimtek tersebut dilakukan dalam rang­ka menyikapi UU No. 8 tahun 2015 tentang pilkada. Dimana dalam UU tersebut, banyak terdapat perbedaan dari pen­ye­lenggaraan pilkada se­belum­nya. Maka potensi sangketa pilkada periode sebelumnya juga akan berbeda dengan pilkada serentak.

Kegiatan bimtek yang di­ikuti sebanyak 40 orang pe­serta yang terdiri dari Kasubag Hukum dari19 KPU kabu­pten/ kota, staf Subag Hukum KPU kabupaten/ kota, dan 2 staf KPU Provinsi yang mem­bidangi hukum tersebut, an­tara lain dengan meng­hadirkan nara sumber dari Biro Hukum KPU RI, praktisi hukum dan akademisi. (h/mg-rin)

Editor: Administrator

Terkini

384 Pejabat Pemko Padang Dilantik Hendri Septa

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:46 WIB
X