Pemko Bantu Tangani Anak Penderita CP

- Minggu, 26 April 2015 | 19:49 WIB

Menurut Ketua Komunitas CPSB, Hilda Yetti, komunitas yang baru terbentuk ini anggo­tanya sudah cukup banyak. Ini membuktikan, bahwa orangtua sudah memahami bagaimana kepedulian dan menyadari keha­diran anak penderita CP bukan salah siapa-siapa.

“Jika ditangani sejak dini, peluang kesembuhannya me­n­capai 80 hingga 90 persen. Tetapi tidak bisa 100 persen sembuh, karena ada bagian otak yang mengalami kerusakan perma­nen,” ujarnya.

Menurutnya, adapun tanda-tanda anak penderita PC, yakni kelainan motorik yang dapat diketahui pada tahun pertama setelah kelahiran.

Bayi normal ketika diangkat dengan posisi menghadap ke bawah, kepala dan punggungnya segaris. Sedangkan yang menderita CP akan terkulai ke bawah, sehingga antara kepala dan kaki seakan membentuk huruf U.

Selama masa pertumbuhan, anak dengan tanda CP lambat menegakkan kepala, duduk dan bergerak dibandingkan anak normal. Kemudian sangat jarang menggunakan kedua tangannya dan tubuhnya cenderung kaku. Bayi bisa menangis dalam jangka waktu lama, atau bisa sangat diam dan hampir tidak pernah mena­ngis atau tersenyum.

“Ini yang terlihat sekali bayi kesulitan berkomunikasi, terlam­bat belajar bicara, atau bahkan kesulitan berbicara. Ini karena ada gangguan di otot, karena CP menyerang saraf motorik. Soal kecerdasan, mereka tidak ada bedanya dengan anak normal,” tandasnya.

Menurut Ketua PKK Padang, Harneli Mahyeldi, Pemko Padang akan mendukung CPSB, salah satunya dengan menyediakan tempat di Palanta. Untuk selan­jutnya, pihak Pemko akan mem­bantu mencarikan cara bagai­mana menangani anak penderita CP tersebut.

“Saya belum bisa menjan­jikan, namun saya akan sampaikan sama walikota bahwa ini tugas kita semua, untuk menyembuhkan anak penderita CP,” tetang Har­neli Mahyeldi. (h/ows)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB
X