Residivis Antarprovinsi Tabrak Mobil Warga

Administrator
- Minggu, 10 Mei 2015 | 19:07 WIB

Sedangkan rekan David Tato berhasil melarikan diri dari kejaran polisi. Meski demikian, sampai sekarang petugas masih memburunya dan hingga berita ini ditu­runkan rekannya belum berhasil ditangkap.

Informasi yang di­him­pun Haluan, berawal pe­nangkapan terhadap ter­sangka dari hasil pe­nye­lidikan yang dilakukan be­berapa petugas belakangan ini, sehingga David Tato telah menjadi target polisi.

Kemudian petugas me­la­kukan penyamaran dan memancing tersangka un­tuk melakukan transaksi. Alhasil, tersangka termakan umpan dan tanpa curiga mau melakukan transaksi narkoba di depan Masjid Nurul Iman, tepatnya di depan Restoran Malabar.

Saat tiba di lokasi, pe­tugas yang melakukan pe­nyamaran langsung ma­suk ke mobil tersangka ber­warna putih. Saat he­n­dak me­la­kukan transaksi, pe­­nyamaran polisi di­ke­tahui dan ter­sangka lang­sung me­nan­cap­kan gas mo­bilnya un­tuk menc­oba ka­bur. Ke­mudian petugas me­ngeluarkan tem­bakan pe­ringatan, guna ter­sangka menghentikan ken­­da­raan­nya. Akan tetapi, ter­sangka terus mengendarai mo­bilnya.

Tanpa piker panjang, petugas yang ikut di dalam mobil tersangka langsung men­cekiknya, sehingga mo­bil yang dikemudikannya oleng. Setiba di lokasi penangkapan, mobil yang dikemudikan itu menabrak salah satu mobil warga yang tengah parkir, sehingga tersangka tidak dapat ter­kutik. Sebab, polisi sudah siaga di sekitar ka­wasan tersebut dan menangkap David Tato, sementara re­kan tersangka berhasil dari kepungan pe­tugas.

Setelah tersangka di­amankan, lokasi tersebut dipenuhi oleh masyarakat sekitar untuk mengetahui apa yang terjadi, sehingga jalan tersebut sempat terjadi ma­cet beberapa menit. Ke­mudian petugas melakukan peng­geledahan dan dite­mukan narkoba jenis sabu sebanyak 25 gram, beserta timbangan sabu elek­trik yang di simpan di da­lam laci dasbor mo­bilnya. Terbukti atas ke­pe­milikan narkoba tersebut, petugas langsung meng­giring­nya ke Dit. Resnarkoba Polda Sum­­bar guna pengusutan lebih lanjut.

Direktur Resnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol A­lamsyah Marzoeki melalui Kabag Bin Ops AKBP M. Yasli me­nga­takan, penangkapan ter­hadap tersangka polisi ter­paksa mengeluarkan tem­bakan peringatan sebanyak enam kali, karena berusaha kabur.

“Saat David Tato ter­tangkap, rekan tersangka berhasil kabur dari kejaran petugas. Kita terus mem­buru rekan tersangka, yang mana dari pengakuan ter­sangka bahwa rekannya itu yang membawa barang ha­ram tersebut dari Medan,” kata Yasli kepada wartawan, kemarin.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Terima Bantuan Sembako dan Beasiswa

Selasa, 30 November 2021 | 08:50 WIB
X