10 Program Unggulan Disorot

- Selasa, 9 Juni 2015 | 20:22 WIB

Tanggapan dari perwakilan tokoh masyarakat Kota Padang seputar memberantasan maksiat masih ditanyakan. Karena masih banyak aksi maksiat yang dilihat secara kasat mata yang terjadi. Namun, apresiasi kepada kepemimpinan MahEm tetap diberikan mengingat sudah bisa menghapus tenda ceper.

Kemudian tanggapan peserta diskusi juga datang dari perwakilan pedagang yang menanyakan penuntasan Pasar Raya Padang yang masih dianggab setengah matang. Kondisi Pasar Raya Padang saat ini memang belum bisa dikatakan terwujudnya salah satu program Mahyeldi-Emzalmi. Karena masih banyak pedagang menempati kios penampungan.

Diskusi yang dipimpin oleh Kepala Bapeda Kota Padang Hervan Bahar ini cukup banyak memberikan masukan kepada kedua pemimpin tersebut. Dua belas pertanyaan dan masukan tersebut ditampung dan dijawab langsung oleh Mahyeldi Emzalmi.

Dalam pemaparannya, Mahyeldi menyebut setahun kepemimpinan duet MahEm sudah ada beberapa capaian prioritas yang mulai terwujud. Yakni sekolah gratis, menghadirkan terminal, serta penataan Pasar Raya Padang. “Memang belum bisa kita mencapai semua program yang sudah kita buat. Tetapi, semua itu sudah kami tuangkan ke dalam RPJMD,” terang Mahyeldi.

Dari dua belas masukan tersebut, papar Mahyeldi menandakan perhatian dan dukungan masyarakat Kota Padang terhadap kepemimpinan MahEm. Program tersebut sudah berjalan seperti sejak 2014, program betonisasi jalan lingkungan sepanjang 53,93 Km dengan anggaran Rp30,57 milyar.

“Sedangkan dalam 2015 ini, kembali ditargetkan dapat tercapai sepanjang 74 KM. Untuk pemeliharaan jalan, dapat terealisasikan sepanjang 1.000 Km, berikut untuk peningkatan jalan yang termasuk pemeliharaan rutin dengan anggaran Rp 36,8 milyar,”tuturnya.

Pada tahun 2014, Pemko menyantuni warga yang meninggal dunia sebanyak 850 orang dengan pagu dana sebesar Rp 850.000.000. Tidak ada pembedaan dalam pemberian santunan ini. Akan tetapi setelah dikaji peraturan yang berlaku, dan dihapusnya dana hibah bansos. Akhirnya tahun 2015 ini akan diterbitkan Perwako untuk merealisasikan santunan kematian ini.

“Tahun 2015, masyarakat miskin yang hanya terdata melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang atau yang memiliki kartu Jamkesda / Jamkesmas / BPJS akan menerima santunan kematian,” katanya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB

Bansos Beras 10 Kg di Padang Telah Disalurkan

Selasa, 20 Juli 2021 | 18:44 WIB
X