Sehari, Padang Mengalami Dua Kali Kebakaran

- Rabu, 1 Juli 2015 | 18:39 WIB

Atas kejadian tersebut, petugas butuh waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan api. Dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam kasus ini dan ditaksir kerugian men­capai lebih kurang Rp1 miliar.

Informasi yang di­him­pun menyebutkan, kejadian tersebut terjadi saat sahur di mana pemilik toko dan mini market tidak berada di te­mpat. Sehingga semua ba­rang-barang yang berada di dalam tidak bisa dise­la­matkan akibat terkunci.

Mengetahui kejadian itu, sekitar 52 petugas pemadam kebakaran langsung terjun ke lokasi kejadian untuk memadamkan api dengan empat unit armada. Satu jam kemudian, api dapat di­padamkan.

Kapolsek Padang Timur Kompol Febgendri me­nga­takan, korban tidak bisa menyelamatkan barang-ba­rang yang berada di dalam toko dan mini market akibat terkunci. Akibatnya, semua isi dalam kedai tersebut hangus tak bersisa.

“Saat kejadian pemilik tidak berada di tempat. Jadi kedai dan mini marketnya terkunci dan barang-barang tidak bisa diselamatkan,” terang kapolsek.

Di hari yang sama sekitar pukul 11.00 WIB, juga terjadi kebakaran di Jalan Koto Kaciak RT 05 RW 13, Kelurahan Cendana Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, menghanguskan bekas gudang kayu atau bekas kandang sapi milik Sifatli (72).

Kebakaran terjadi akibat mesin Sanyo meledak dan akibat kejadian tersebut mengakibatkan kerugian sekitar Rp30 juta. Dalam kasus ini, armada yang ditu­runkan tiga unit dengan 42 personil berhasil men­jin­ak­kan api tanpa kendala.

Kapolsek Padang Se­latan Kompol Sukirman pada Haluan mengatakan, gudang yang terbakar me­mang sudah tidak diisi oleh apapun kecuali rerumputan. “Dengan cuaca panas begini, hendaklah berhati-hati d­a­lam menghidupkan korek api atau apa saja yang bisa menyulut api. Beruntung saja di gudang tersebut tidak ada isinya yang sebelumnya itu bekas kandang sapi,” tutur Sukirman.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X