Surat Pemprov tak Ditanggapi BNI

- Minggu, 26 Juli 2015 | 19:07 WIB

Proses tukar guling aset Pemprov dengan BNI di­tar­getkan selesai akhir Sep­tem­ber tahun lalu. Namun ma­sih belum menemukan titik terang. Setelah 30 ta­hun berlalu, kedua belah pihak sepakat memulai ke­m­bali rundingan mencari solusi lain. Namun, ter­kendala nilai aset yang akan ditukar dirasa masih belum seimbang.

Mardi menuturkan, Pe­m­prov Sumbar masih me­nunggu informasi dari pihak BNI terkait reevaluasi pe­nye­taraan nilai aset oleh tim khusus dari BNI. “Kita ber­harap permasalahan ini ce­pat selesai sehingga status GOR H Agus Salim men­jadi jelas,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Bi­ro Aset Setdaprov Sumbar No­vrial mengatakan, Pem­prov Sumbar telah me­nyiap­kan dua solusi untuk per­ma­salahan ini. Pertama, BNI diminta untuk melakukan evaluasi ulang terhadap pe­nye­taraan nilai tukar guling antar aset. Karena, saat ini harga tanah yang berada di Aia Pacah, Padang sudah mengalami peningkatan.

Kedua, jika dari hasil penilaian ulang ternyata masih kurang, maka Pe­m­prov Sumbar menawarkan untuk melengkapi ke­ku­rangan dengan meng­guna­kan tanah di tempat lain.

Disebutkannya, lahan seluas 33.804 m2 di GOR Agus Salim masih menjadi milik BNI. Status terakhir, tukar guling ini terhambat karena luas tanah sebagai pengganti tanah BNI dari Pemprov Sumbar masih ku­rang 1.000 meter. (h/mg-isr)

Editor: Administrator

Terkini

Kemenko Marves Segera Siapkan DED TPA Aia Dingin Padang

Sabtu, 25 September 2021 | 12:30 WIB

Berkebun, LBH Padang Usung Konsep Urban Farming

Kamis, 23 September 2021 | 16:46 WIB

8.000 Penerima Bansos di Padang Sudah Divaksin

Kamis, 23 September 2021 | 14:40 WIB

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X