Pemprov Konsultasi ke Kejaksaan Agung

- Rabu, 5 Agustus 2015 | 19:32 WIB

Mardi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan konsultasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk membicarakan solusi lahan yang belum bebas.

“Setelah kita paparkan kepada pihak kementerian terkait tahapan dan usaha yang dilakukan untuk melakukan pembebasan lahan ini, maka diambil kesimpulan bahwa lahan ini harus bebas walaupun melalui jalan ganti rugi lahan. Kalau masih menjalankan cara lama hingga kiamat pun tak akan bebas,” terang Mardi.

Dari hasil rapat Pemprov Sumbar dengan Pemko Padang terungkap ada sebanyak 74 titik lagi yang belum bebas di Kota Padang. Yakni, 12 titik di Kecamatan Pauh, 57 titik di Kecamatan Kuranji dan 5 titik di Koto Tangah dengan jumlah 135 orang.

Pemerintah pusat kata Mardi telah menyiapkan melalui dan APBN untuk ganti rugi lahan ini senilai Rp138 miliar. “Kalau masih kurang itu pun nanti akan ditambah pemerintah pusat,” ucapnya.

Namun, sebelum menjalankan opsi ganti rugi lahan ini kata Mardi Pemprov bersama pihak pusat dan KPK meminta advice (petunjuk) kepada Kejaksaan Agung. Karena ganti rugi lahan ini sangat berisiko hukum sehingga dibutuhkan payung hukum.

“Nanti melalui surat gubernur kita akan konsultasi ke Kejaksaan Agung,” imbuhnya.

Sementara itu Pejabat Pem­buat Komitmen (PPK) Pem­bangunan by pass jalur dua PJN II Wilayah Sumbar, Opuke Nigara menuturkan, untuk sementara waktu belum ada klaim dari kontraktor terkait penalti ini. Hingga saat ini kontraktor masih bekerja di lahan yang sudah bebas.

“Tapi kita belum tahu apakah dalam waktu dekat kontraktor akan klaim. Ya, kalau mereka klaim maka pemerintah In­do­nesia harus mem­bayar per harinya sesuai dengan kerugian yang dialami kontraktor,” ucapnya melalui pesan singkat ke­pada Haluan Jumat (31/7). (hmg-isr)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X