Udara Padang Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

- Minggu, 6 September 2015 | 19:33 WIB

Kepala Bapedalda Kota Padang Edi Hasymi kepada wartawan mengatakan, un­tuk pengujian kualitas udara di Kota Padang akibat kabut asap kiriman dari provinsi tentangga sudah dilakukan.

Hasilnya, kualitas udara di Kota Padang sudah masuk pada kategori tidak sehat dan membahayakan pernapasan, terutama bagi orang yang mudah terjangkit penyakit ISPA, agar lebih hati-hati dan waspada untuk mengan­tisipasi.

Dijelaskannya, hasil pe­me­riksaan kondisi udara yang dilakukan Bapedalda Kota Padang, partikel meter yang terkandung dalam uda­ra saat ini telah mencapai 209ug/nm3. Sementara itu, batas baku mutu udara yang aman untuk pernapasan maksimal debu halus yang terkandung 150ug/nm3.

Artinya, kondisi udara di Kota Padang sudah jauh dari ambang baku mutu normal. Jika tak diantisipa­si, partikel meter atau debu halus masuk ke paru-paru akan dapat  merusak perna­pa­san.

“Berdasarkan hasil pe­me­­riksaan tersebut kualitas udara di Kota Padang ditan­dai dengan warna kuning menggunakan alat pengu­kuran, yang artinya tak sehat. Kualitas udara yang aman digunakan itu adalah ber­war­na hijau dan biru. Na­mun, bila merah dan hitam kon­disinya paling parah dan dianjurkan tak berada di kawasan tersebut,” jelasnnya.

Lebih lanjut dikatakan Edi, Pemko Padang sudah mulai membagikan masker kepada sekolah-sekolah SD di Kota Padang. Salah satu­nya, Walikota Padang mem­ba­gikan langsung masker tersebut kepada siswa SD 03 Purus, dua hari yang lalu.

Di samping itu, para orangtua diharapkan lebih intensif menjaga anak-anak­nya, terutama yang berusia di bawah 5 tahun, TK dan SD. Disarankan, mereka untuk banyak melakukan aktivitas di dalam rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah. (h/ows)

Editor: Administrator

Terkini

Kunjungi Kota Padang, Simak Pesan Wakapolri

Rabu, 4 Agustus 2021 | 21:42 WIB
X