23 JCH Batal Berangkat

- Minggu, 6 September 2015 | 20:04 WIB

Selanjutnya, JCH Kota Pariaman 5 orang, Lima­puluhkota 4 orang, Tanah Datar 3 orang dan JCH Be­ng­kulu 2 orang yang ter­tunda berangkat pada kloter se­be­lumnya karena visa belum keluar. Dan terakhir, JCH Kota Payakumbuh, Bukit­tinggi dan Padang Pa­ri­­a­man masing-masing 1 orang.

“Keberangkatan Kloter XI yang langsung ke Jedah, mengakhiri proses pem­be­rangkatan di Embarkasi Haji Padang dengan total jemaah yang diberangkatkan 4.937 orang,” kata Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, H. Salman saat melepas Kloter XI dan jajarannya di tangga pesawat. Salman juga mengingatkan, agar jemaah benar-benar me­n­jaga ke­se­hatannya. Cuaca di Mekkah sangat berbeda dengan di tanah air. Jadi jemaah harus mengkonsumsi banyak air putih serta buah-buahan. Ja­ngan ada yang malas makan.

23 JCH Batal Berangkat

Sesuai kuota, JCH Sum­bar yang dijadwalkan be­rang­kat ke tanah suci ber­jumlah 3.599 orang. Se­dangkan JCH Bengkulu se­banyak 1.292 jemaah. Na­mun sebanyak 23 jemaah batal berangkat meski telah memiliki visa. Semua je­maah yang batal berangkat ini berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumbar.

Pembatalan dikarenakan berbagai sebab, diantaranya wafat sebelum berangkat 5 orang, karena sakit yang tidak memungkinkan untuk berang­kat 7 orang, ditunda 8 orang dan batal 3 orang. Penundaan dikarenakan ada keluarga jemaah yang sakit sehingga tak me­mungkin­kannya berangkat ke tanah suci dan minta di­undur tahun depan.

“Sebanyak 23 jemaah batal berangkat walau sudah mengantongi visa. Pem­ba­tal­an ini disebabkan berbagai alasan,” terang M Rifki, Kasu­bag Inmas Kemenag Sum­bar. Selanjutnya, pemu­lang­an je­maah dari tanah suci dijadwalkan diawali Kloter I yang tiba di tanah air, Selasa (29/9) men­datang. Sedang­kan kloter terakhir tiba pada 11 Oktober tengah malam se­kitar pukul 23.45 WIB. (h/vie)

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X