Kabut Asap, Sumbar Komplain

- Senin, 7 September 2015 | 19:20 WIB

“Kita juga akan sam­paikan kondisi ini pada Presiden Joko Widodo agar pelaku pembakar hutan ditin­dak tegas. Selain itu kita juga akan membahasnya dalam pertemuan Gubernur se Indonesia,” katanya kepa­da Haluan Senin (7/9) di Gubernuran Sumbar.

Donny meminta aparat penegak hukum menindak tegas pelaku pembakaran lahan ini, karena akibat pembakaran lahan dari ka­but asap yang ditimbulkan sangat merugikan baik seca­ra kesehatan dan ekonomi masyarakat.

“Saya pantau terus kon­disi udara, saya selalu koor­dinasi dengan Badan Pe­nang­gulangan Bencana Dae­rah (BPBD), Alhamdullilah sekarang masih dalam kon­disi aman belum mencapai di atas ambang batas,” katanya.

Gubernur juga meminta Bupati/Walikota untuk me­ngantisipasi peningkatan kasus Infeksi Saluran Perna­fasan Atas (ISPA). Karena dengan banyaknya kasus ISPA akan mempengaruhi kondisi sosial di Sumbar.

“Walau belum ada lapo­ran terkait penderita ISPA, namun kita minta Kabu­paten/Kota untuk mengan­tisipasinya dengan menye­diakan sejumlah langkah-langkah seperti menye­dia­kan masker,” ujarnya.

Donny meminta masya­rakat jangan terlalu banyak beraktivitas di luar rumah. Jika beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker. Sehingga dapat menekan risiko kabut asap yang makin tebal.

“Selain itu saya harap mas­yarakat jangan ikut-ikut mem­bakar lahan dan hutan dalam kondisi seperti ini,” pintanya.

Sekolah Libur di Payakumbuh

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Berkebun, LBH Padang Usung Konsep Urban Farming

Kamis, 23 September 2021 | 16:46 WIB

8.000 Penerima Bansos di Padang Sudah Divaksin

Kamis, 23 September 2021 | 14:40 WIB

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X