Pemko Padang Izinkan “Sapi Sampah” untuk Hewan Kurban

- Jumat, 11 September 2015 | 18:50 WIB

Ijah, salah seorang pe­mulung di lokasi TPA Aia Dingin mengaku sapi-sapi tersebut setiap hari mencari makan di tempat sumpukan sampah. Sapi-sapi itu ada yang memakan plastik dan sampah yang sudah mem­busuk.

“Namanya TPA, ya, ba­nyak sampah yang beragam di sini. Kami para pemulung mencari sisa botol mi­nu­man, dan sampah-sampah yang bisa kami jual. Kalau sapi-sapi itu memakan sam­pah dari plastik dan sisa makanan,” terangnya.

Salah seorang pemilik sapi, Ahmad mengaku dia sudah terbiasa membiarkan sapinya mencari makan di TPA bersama dengan sapi-sapi yang lainnya. Lagi pula tidak ada larangan dari pe­merintah agar sapi-sapi ti­dak diizinkan mencari ma­kan di TPA.

“Selama ini sapi-sapi itu bebas mencari makan di tumpukan sampah tersebut. Dinas peternakan tidak me­larang juga, sehingga sapi yang kami pelihara dan jual tetap laku juga,” paparnya.

Hal serupa juga dika­takan oleh Anton. Sapi-sapi yang memakan sampah, ka­ta­nya, menurut kabar yang dia dengar tidak ada pe­ngaruhnya bagi kesehatan sapi. Jadi, wajar saja sapi-sapi tersebut sudah bertahun-tahun terlihat mencari m­a­kan di lokasi TPA.

“Kami sebagai pe­ngem­bala sapi kalau tidak diberi tahu, mana kami tahu. Yang jelas, sapi-sapi kami ini laku juga kalau dijual, harganya juga masih tinggi,” paparnya.

Masyarakat yang ditanya soal sapi makan sisa sampah, apalagi di TPA, tidak setuju itu dijadikan hewan kurban. Karena, kesehatan sapi se­cara tidak langsung juga berasal dari makanan yang dikonsumsi.

“Bagi saya pribadi, kese­hatan hewan juga harus dili­hat dari makanan yang dia makanan. Seperti ayam yang mengonsumsi maka­nan or­ganik pasti lebih ba­gus dari ayam yang dikasih makan dengan yang lainnya. Begitu juga dengan sapi, sapi yang makan rumput pasti lebih baik dari pada sapi yang mengkonsumsi sampah se­tiap hari,” jelas Ani, warga Aia Dingin Lubuk Min­turun.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X