Waspada, Keluarga JCH Sasaran Penipuan

- Senin, 14 September 2015 | 18:35 WIB

“Kejadian serupa itu me­nimpa salah seorang petugas haji asal Magelang, ia menjadi korban kecelakaan crane yang terjadi di tanah suci. Lantas oknum tak bertanggung jawab menggunakan informasi tersebut untuk me­nel­fon keluarga korban di Magelang, menyampaikan bahwa korban mengalami kecelakaan dan me­minta dikirimkan sejumlah uang untuk biaya pengobatan, dan akhirnya sudah terlanjur di­kirim,” jelas Damri

Bagi yang tertimpa musibah atau kecelakaan dalam pelak­sanaan ibadah haji, lanjut Damri, akan ditangani sesuai aturan yang tertera dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang keselamatan, keamanan dan ke­sem­purnaan ibadah haji, yang mana semuanya menjadi tanggung jawab pemerintah sebagai panitia penyelenggara dan fasilitator ibadah haji.

“Jadi pihak keluarga yang berada di Indonesia tak perlu resah dan cemas atas nasib biaya pengobatan kecelakaan yang menimpa anggota keluarganya di tanah suci, semuanya ditanggung oleh negara, dan dalam kejadian ini ditanggung oleh pemerintahan Arab Saudi,” tambahnya lagi.

Hal serupa juga diserukan oleh para petugas haji yang tengah mendampingi jemaah haji di tanah suci, Hami Mul­yawan, salah seorang petugas haji Em­bar­kasi Padang, melalui pesan sing­katnya kepada Ha­luan juga me­minta agar kepada kepala rom­bongan men­yampai­kan kepada keluarga di tanah air, untuk tidak mempercayai oknum yang me­ngaku petugas haji dan meminta sejumlah uang untuk pengobatan anggota ke­luarga yang tertimpa kecelakaan di tanah suci.

“Jangan sampai hal yang me­nimpa Fathurrahman terulang lagi, semuanya harus waspada dan berhati-hati. Wajar saja jika ke­luarga di tanah air panik dengan kabar serupa itu, seperti yang menimpa keluarga Fathur­roh­man, tapi keluarga harus meng­konfirmasinya ke petugas haji yang ada di Indonesia,” ucap Hami. (h/mg-isq/vie)

Editor: Administrator

Terkini

X