Sawah Dialihfungsikan, Padang Tak Mampu Surplus Beras

- Kamis, 17 September 2015 | 19:43 WIB

Namun, realisasi pro­duksi padi di Kota Padang melebihi target yakni 4,02 persen atau 90.063 ton dari target 88.609 ton. Hanya 0,8 persen lagi, maka Kota Pa­dang sudah bisa menjadi salah satu daerah di Sumbar untuk swasembada pangan.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Peternakan Per­kebunan dan Kehutanan  Kota Padang Heryanto Rus­tam, Rabu (16/9), Kota Padang memang tidak bisa mendapatkan penghargaan surplus beras itu untuk ta­hun 2014 lalu, karena capaian Dispernakhutbun hanya 4,­02 persen, sedangkan syarat mutlaknya harus 5 persen.

“Jadi untuk produksi beras kita di tahun 2014 melebihi target. Namun, kita tidak penuhi syarat untuk surplus beras yang 5 persen,” ucapnya.

Ia menambahkan, Peme­rintah Kota Padang sudah tiga tahun mendapatkan penghargaan sebagai kota yang surplus beras, yakni dari tahun 2010-2013, se­dangkan untuk tahun 2014 Kota Padang melebihi pro­duksi tapi tak memenuhi syarat surplus beras.

“Untuk penilaian tahun 2015 ini belum dimulai, karena penilaian itu akhir tahun-awal tahun berikut­nya. Jadi hasil yang keluar selarang itu untuk tahun 2014, makanya kita yakin tahun 2015 yang penilaian tahun 2016 mendatang kita mendapatkan itu lagi,” te­rang Heryanto Rustam.

Sementara itu, target produksi mulai tahun 2012 untuk pemerintah Kota Pa­dang sebanyak 75.690 ton terealisasi 78.699 ton (pe­ningkatan 5 persen).

Tahun 2013 target pro­duksi padi 79.214 ton, tere­alisasi 86.580 ton (pening­katan 10 persen). Tahun 2014 target produksi 88.609 ton, realisasi produksi 90.­063 ton (peningkatan 4,02 persen).

“Untuk tahun 2015 ini target produksi kita 86,784 ton, hingga sekarang kita sudah mencapai 63 persen atau 58.784 ton. Kita op­timis bisa melebihi target produksi hingga di atas 5 persen,” ulasnya lagi.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X