Walikota Launching Mobil Kas Keliling Dispenda

- Minggu, 27 September 2015 | 18:58 WIB

Karena de­ngan mobil ke­liling ini wajib pajak atau ma­syarakat dimu­dahkan dalam membayar pajak.

Mobil kas keliling ini akan mangkal di tempat yang telah ditunjuk pada hari libur yakni Sabtu dan Minggu.

Sebab, di masa pe­me­rin­tahan Mahyeldi akan menggen­jot Pendapatan Asli Daerah Kota Padang men­capai Rp1 triliun.

“Kita PNS difasilitasi oleh negara dan kita diberi tugas mengambil hak-hak negara (pajak) yang ada di tangan warga negara. Jika hak-hak itu bisa kita maksimalkan, kita berkewajiban kepada warga negara me­ngem­balikannya,” tukuk walikota.

Ia menambahkan, kewajiban melaksanakan hak negara itu merupakan tugas bersama, mu­lai dari walikota hingga tenaga honorer.  Tidak ada alasan untuk ti­dak bekerja atau malas-ma­lasan, apalagi PAD di sektor pajak sangat banyak.

“Salah satunya parkir. Di Kota Padang saja, ada hampir 100 ribu kendaraan, berapa parkirnya setiap hari. Objek PBB juga selalu bertambah. Jika rumah direnovasi pasti pajaknya sudah berbeda. Untuk itu pe­mungutan pajak tidak boleh lagi terlambat atau tidak mencapai target. Apalagi PBB ada jatuh temponya dan target harus ter­capai,” pinta Mahyeldi.

Kadispenda Padang Adib Alfikri yang didampingi Ade Hendratama Kasi Pembinaan Wajib Pajak dan Wajib Retribusi mengatakan launching mobil kas keliling Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang beker­jasama dengan BNI ini untuk tahap awal di tiga ke­camatan.

Di antaranya Luki, Padang Timur dan Pa­dang Selatan, keca­ma­tan lain akan menyusul. Apa­lagi selama ini ada beberapa kendala yang dihadapi oleh petugas di lapa­ngan ketika me­mungut PBB.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X