Salon di Padang Teater Diizinkan Buka Lagi

- Minggu, 11 Oktober 2015 | 18:44 WIB

Ia menjelaskan, isi surat pernyataan tersebut mereka berjanji akan berpakaian sopan dan tidak akan me­narik-narik warga yang me­lewati kawasan tersebut ke dalam salon mereka.

Sebelumnya pada 16 Sep­­tember 2015, sudah dila­kukan penertiban oleh Di­nas Pasar yang dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang terkait salon liar.

“Karena pandangan mas­yarakat sudah jelek terhadap mereka, untuk itu mereka diminta untuk merubah tem­pat tersebut menjadi sebenar-benarnya salon,” katanya.

Selain itu, katanya, sejum­lah salon liar tersebut diminta untuk membentuk kepe­ngu­rusan, sehingga Di­nas Pasar akan langsung menghubungi pengurusnya saat terlihat me­lakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kesepakatan.

“Kami akan langsung menutup salon tersebut, jika ada kegiatan yang mereka lakukan tidak sesuai dengan perjanjian,” ujarnya.

Ia menyebutkan, di lo­kasi tersebut ada dua usaha, yaitu salon dan karaoke. Untuk salon hanya diizinkan buka sampai pukul 20.00 WIB, sementara untuk ka­raoke tidak boleh lebih dari pukul 21.00 WIB.

Endrizal juga menga­takan, salon yang diizinkan adalah yang mau berubah menjadi lebih baik dan be­nar-benar usaha salon bukan yang lain, untuk itu pekerja salon itu akan memakai kokarde sebagai tanda pe­ngenal.

“Jika ada pekerja yang tidak memakai kokarde, kami akan menghubungi pengurusnya untuk ditin­daklanjuti,” katanya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Berkebun, LBH Padang Usung Konsep Urban Farming

Kamis, 23 September 2021 | 16:46 WIB

8.000 Penerima Bansos di Padang Sudah Divaksin

Kamis, 23 September 2021 | 14:40 WIB

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X