Pengunjung Diminta Lapor ke Polsek dan Kantor Camat

- Senin, 19 Oktober 2015 | 19:26 WIB

Salah satunya dike­luh­kan oleh Widia (23). Widia yang merupakan warga Pa­uah, Padang pada Minggu malam lalu berkunjung ke Pantai Padang, tepatnya di Purus.

Widia datang bersama dengan teman-temannya. Namun baru sesaat m­e­nikmati indahnya suasana malam di Pantai, ia menga­ku didatangi seorang pemu­da yang tujuannya meminta uang.

“Kami tadi hanya foto-foto dan duduk di batu-batu dekat pantai ini, tiba-tiba ada yang datang minta uang, katanya untuk keamanan. Keamanan apa, kami di sini hanya duduk, tidak ngapa-ngapain. Karena nadanya memaksa saya kasih saja seadanya. Tapi kami sudah malas ke sini,” tutur Widia yang masuk mau beranjak pergi dari pantai.

Hal yang sama juga di­ungkapkan oleh pasangan muda-mudi, Uci dan Rid­wan. Pada malam yang sama sepasang kekasih itu tengah berkunjung ke Pantai Pa­dang.

“Iya tadi orang itu minta uang, saya kasih Rp5.000. Di ujung sana saya lihat juga banyak temannya yang lain, mungkin preman dekat sini, dari pada berdebat ya sudah saya kasih saja,” ungkap Ridwan.

Agak berbeda dengan Widia dan Ridwan, warga Khatib Donny mengaku tidak mau memberi saat dimintai uang oleh oknum preman yang disebut-sebut meminta uang pada pe­ngunjung.

“Iya ada yang minta-minta tapi tidak saya kasih. Saya bentak aj orangnya, sempat saya tanya juga ke­napa saya  dimintai uang? Saya hanya duduk sebentar di pantai ini, itupun karena lagi menunggu jagung bakar yang lagi disiapkan oleh pedagang, karena saya ma­rah, yang minta uang lang­sung pergi,” cerita Donny.

Diakui Donny, ia me­rasa tidak nyaman dengan sikap memeras atau me­minta uang dari beberapa oknum preman yang ada di Pantai Padang. “Kalau se­tiap pengunjung yang datang diperas dan dibuat tidak nyaman, percuma saja pan­tai ini dibenahi pemerintah. Ujung-ujungnya orang akan tetap malas datang,” ka­tanya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X