PU Punya Proyek, Masyarakat Didera Macet

- Senin, 19 Oktober 2015 | 19:27 WIB

“Seharusnya PU ikut bertanggungjawab untuk mengontrol pengerjaan pembangunan. Jangan biarkan pekerja saja yang di lapangan, sehingga material untuk pengerjaan proyek tidak diatur,” ucap Indra, warga Lapai.

Ia menambahkan, seharus PU mengatur letak material bangunan. Jangan menggunakan separuh dari ruas jalan apalagi jalannya kecil. Sementara kendaraan yang lewat cukup banyak.

“Jalan Gajah Mada ini sekarang bisa dikatakan sebagai jalur evakuasi tsunami. Jadi volume kendaraan cukup tinggi setiap hari. Saat pengerjaan drainase seperti ini masyarakat dipaksa menderita dulu,” ulasnya.

Ketika ditanya kepada pemilik toko, juga mengaku PU tidak ada minta izin untuk pengerjaan drainase. Apalagi tamu toko setiap hari juga cukup banyak. Jadi pemilik toko tidak merasa bersalah kalau tamu tokonya parkir di sembarang tempat.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Padang Fatriarman ketika di konfirmasi tidak mau memberikan komentar. Setelah di SMS dia juga tidak membalas. Sehingga masyarakat tidak memahami bagaimana kerja PU jika menggangu masyarakat.(h/ows)

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X