Tim MK-Fauzi Minta Ditindaklanjuti ke Bareskrim

Administrator
- Sabtu, 2 Januari 2016 | 06:24 WIB

Ia menambahkan, kalau sete­lah proses pembuktian nantinya ternyata NA memakai ijazah asli, kata Fauzi, dirinya akan menga­kuinya dengan hati besar dan ikut membersihkan nama baik NA.

Nasrul Abit sendiri sebelum­nya sudah berulang kali mem­ban­tahnya. “Yakinlah kalau saya tidak menggunakan ijazah palsu seperti yang selama ini ber­kembang,” ujar Nasrul Abit di Kantor Bawaslu Sumbar, Jumat (18/12) lalu.

Tidak hanya sekadar mem­bantah dan mengklarifikasi, Nasrul Abit waktu memberikan keterangan di Bawaslu itu juga membawa sejumlah rekan satu sekolah sejak SD hingga STM serta sejumlah guru dan pegawai UPTD Pendidikan.

Selesai memberikan ketera­ngan di Bawaslu, Nasrul Abit juga melapor ke Mapolda Sum­bar tentang pencemaran nama baik dengan terlapor mantan anggota Panwaslu Pessel Busta­nul Arifin.

Bahas

Sementara itu, komisioner KPU Sumbar Fikon Sikumbang Dt Sati mengatakan akan mem­bahas laporan tersebut terkait keabsahan ijazah calon wakil gubernur paslon nomor urut 2 Nasrul Abit (NA).

“Kami memang sudah mene­rima laporan bukti baru dari MK-Fauzi terkait dugaan pemakaian ijazah orang lain oleh NA. Na­mun bukti baru yang diantarkan itu akan kita bahas, dan kaji terlebih dahulu serta akan diba­has dahulu Senin (4/1),” ungkap­nya, Jumat (1/1).

Terkait kemana akan diterus­kan atau kelanjutan bukti baru yang telah diterima oleh KPU ia mengatakan, untuk saat ini pihak­nya belum bisa memastikan kemana akan diteruskan bukti baru tersebut karena memang belum dibahas.

“Kita juga akan mengkaji sesuai dengan kapasitas, dan kewenangan KPU untuk tam­bahan bukti ini. Kita lihat nan­tilah, apakah bukti baru ini perlu kita teruskan atau cukup dengan pengaduan yang telah dilakukan oleh pak MK-FB ke Bareskrim, PTUN saja,” pungkasnya. (h/dib/mg-rin)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Terima Bantuan Sembako dan Beasiswa

Selasa, 30 November 2021 | 08:50 WIB
X