Fraksi Golkar Belum Bersikap

Administrator
- Selasa, 26 Januari 2016 | 04:05 WIB

“Selain itu, BK kunker  selama lima hari ke luar kota. Dan, kemungkinan setelah pulang kunker baru kami lakukan rapat internal untuk membahas soal Wah­yu,” katanya.

Sementara itu, ber­da­sarkan pantauan Haluan di Gedung DPRD Kota Pa­dang terhadap ruang kerja Wah­yu Iramana Putra ter­lihat terkunci rapat dan yang nampak hanya aktivitas dari pegawai sekretariat DPRD Kota Padang seperti, sespri yang biasanya melayani pekerjaan yang berkaitan dengan Wahyu.

Menurut salah seorang pegawai sekretariat DPRD Kota Padang yang tidak mau disebutkan namanya me­ngatakan, biasanya kalau pim­pinan DPRD Kota Pa­dang tidak sedang berada di tempat, maka ruangan ker­janya dikunci.

“Kalau, pimpinan DPRD itu sudah bertugas kembali barulah pintu ruang kerjanya dibuka,” katanya.

Sementara itu pihak Ke­polisian Daerah Sumbar telah menetapkan Wakil Ketua DPRD Padang, Wah­yu Iramana Putra bersama tiga rekannya Jasmian Amir, Nusirwan, dan Osril sebagai tersangka.

Karena terbukti,  me­lakukan tindak pidana  perjudian jenis song, Jumat (22/1) malam.  Perbuatan itu  melanggar hukum, dan keempatnya dijerat pasal pasal 303 Juncto pasal 303 bis Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Ancaman hukuman pen­jara maksimal 10 ta­hun, atau denda paling banyak Rp25 juta.

Tindak pidana itu sen­diri,  juga diperkuat dengan sejumlah barang bukti yang turut diamankan petugas saat itu.

Barang bukti berupa 76 lembar kartu remi, dan uang tunai Rp.300ribu. (h/ade)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

384 Pejabat Pemko Padang Dilantik Hendri Septa

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:46 WIB
X