Sekolah Ramai-ramai Ajukan Reakreditasi

- Senin, 1 Februari 2016 | 10:01 WIB

PADANG, HALUAN —Tahun ini, nilai akre­ditasi sekolah ikut menentukan kuota yang didapatkan tiap sekolah saat mendaftarkan siswanya pada jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Dengan kondisi ini, banyak sekolah berlomba-lomba mengajukan reakreditasi ke Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP SM).

Kepala BAP SM Prof Su­fyar­ma Marsidin sa­at ditemui Ha­luan di ka­n­tor­nya m­engatakan, ber­dasarkan re­kap hasil akre­ditasi BAP SM Sumbar 2015 ter­­hadap 306 SMA-sederajat, sebanyak 96 se­kolah men­da­pat­­kan nilai akreditasi A, 142 sekolah meraih akre­ditasi B, 59 sekolah mem­peroleh akreditasi C dan 9 sekolah tidak terakreditasi.

“Itu bukan jumlah ke­seluruhan sekolah, 306 itu yang kami nilai selama 2015 saja. Sedangkan untuk data sekolah keseluruhannya se­dang dalam proses pere­kapan,” terangnya kemarin.

Dengan lahirnya aturan ini, tambah Sufyarma, ban­yak sekolah yang berencana meningkatkan akreditasinya dengan melakukan reak­reditasi ke BAP SM Sumbar.

Kepala BAP SM Prof Sufyarma Marsidin saat ditemui Haluan di kantor­nya mengatakan, pada SN­M­P­TN tahun ini, sekolah dengan akreditasi A dapat mengikutkan 75 persen sis­wa terbaik dari total siswa kelas XII, sekolah dengan akreditasi B dapat mengi­kutkan 50 persen siswa terbaik, sekolah dengan akreditasi C dapat mengi­kutkan 20 persen siswa terbaik, dan sekolah yang belum terakreditasi dapat mengikutkan 10 persen sis­wa terbaik.

“Dari tadi su­­­dah ber­gant­ian sekolah me­ng­hubungi saya menanyakan so­al reakreditasi. Mereka ingin me­­ning­katkan akreditasi demi menambah ku­o­ta peserta SN­MPTN dari se­kolah mereka. Itu sah-sah saja asalkan akreditasi yang lama sudah berjalan sedikitnya dua ta­hun. Yang pasti tidak ada peluang untuk meminta nilai tertentu, semua ber­jalan sesuai mekanisme yang berlaku,” ucapnya.

Dijelaskannya juga, me­nangg­api akreditasi yang memengaruhi kuota se­ko­lah saat mendaftarkan sis­wanya pada SNMPTN un­dang­an, Kepala SMA 3 Solok Selatan, Samsuria kepada Haluan mengaku akan berusaha mencapai target kelulusan siswanya ke PTN pada tahun ini.

“Sejak tahun lalu, kami telah daftarkan seluruh sis­wa kami yang memenuhi syarat untuk jadi undangan SNMPTN. Seperti itu pula tahun ini akan kami laku­kan dengan peluang 75 persen siswa terbaik bisa mengikuti ujian melalui jalur undangan tersebut,” ucapnya.  (h/isq)

 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X