Muhammadiyah Maju, Cerminan Majunya Sumbar

- Kamis, 24 Maret 2016 | 04:39 WIB

PADANG, HALUAN – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Shofwan Karim Elha meminta warga Muhammadiyah untuk aktif dan kompak dalam membangun Muhammadiyah ke depan. Jika Muhammadiyah maju,  maka itu merupakan cerminan majunya Sumatera Barat.

Hal itu disampaikan Shof­wan Karim saat ber­kunjung ke kantor Harian Haluan Rabu sore, (23/3). Ikut hadir dalam kesem­patan itu Sekretaris Mu­hammadiyah Sumbar Adrian Muis, Wakil Ketua Dasman Lanin dan Muslim Tawakal, Bendahara Abdur­rhaman, Ketua Kwarwil Hizbut Wathan Apris Ya­man, Hendri Novigator, Sekretaris Pemuda Muham­madiyah Rafiqul Amin, Se­kre­taris Tapak Suci, Zul­fakhri dan Humas Muham­madiyah Nur Rahmat.

“Hampir 80 persen war­ga Sumbar merupakan war­ga Muhammadiyah. Hanya saja saat ini organisasinya besar tapi apa yang dilaku­kan masih terlihat kecil, sehingga butuh kekom­pa­kan,”  terangnya di depan P­e­mim­pin Umum Haluan Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan Haluan (PP) David Ramadian, dan Redaktur Pelaksana Ismet Fanany.

Dalam kesempatan itu Shof­wan meminta adanya kerjasama antara Harian Haluan dengan Muhammadiyah terutama dalam bidang Pendidikan, Kesehatan dan juga Ekonomi.

“Kita ingin partnership de­ngan Haluan karena Muham­madiyah selama ini tidak punya media. Diharapkan dengan beker­jasama dengan Haluan dapat mem­pu­blikasikan apa pun kegia­tan Muhammadiyah dalam mem­­bangun masyarakat,” katanya.

Pemimpin Umum (PU) Ha­luan,  Zul Effendi menyambut baik rencana tersebut. Menu­rutnya apa yang diperjuangkan Muhammadiyah sejalan dengan cita-cita Haluan yang punya motto “mencerdaskan kehidu­pan masyarakat”.

“Apa yang menjadi harapan Muhammadiyah juga menjadi harapan Haluan. Karena selama ini Haluan fokus dan konsen dengan isu-isu pendidikan, ke­sehatan dan ekonomi yang juga diperjuangkan Muhammadiyah. Sepanjang untuk kebaikan dan membangun Su­matera Barat, Haluan sangat ter­buka dan pasti mendukungnya ,” kata Zul Effendi.

Ditambahkan Shofwan, Mu­ham­madiyah bukan organisasi yang eksklusif.  Ke depan Mu­hammadiyah akan terus menjalin komunikasi dengan MUI, Bundo Kanduang, tarekat, dan juga dengan LDII.

“Kenapa dengan sesama kita tidak saling bertegur sapa, tentu tidak elok. Ke depan inilah yang akan kita bangun bagaimana bisa menjalin komunikasi dan kede­katan,” ucapnya.

Dr Drs H. Shofwan Karim Elha, MA pada periode sebelum­nya (2000-2005) juga pernah memimpin PW Muhammadiyah. Mantan Rektor Universitas Mu­hammadiyah Sumbar ini, terpilih kembali dalam Muswil ke-41 Muhammadiyah Sumbar di Pa­dang pada 26-27 Desember 2015. Shofwan menggantikan Ketua PW Muhammadiyah periode 2010-2015 Prof Dr Rusydi AM,LC.

“Pengurus baru PW Muham­madiyah ini akan dilantik terpa­du dengan Organisasi Otonom di Monumen Nasional Tanah Datar pada 3 April mendatang. Insya Allah akan dihadiri sekitar 1.500 tamu dan undangan,” kata Sho­f­wan.

PW Muhammadiyah Sumbar kini memiliki sumber daya yang besar, antara lain memiliki 780 ranting, 147 cabang dan 19 pim­pinan daerah, delapan organisasi otonom, lebih 300 unit pen­didikan, 47 panti asuhan, rumah sakit, klinik, 14 BMT dan hamper 2.000 mubalig.

“Organisasi yang besar de­ngan cita-cita yang besar juga memiliki tantangan yang besar. Untuk itu, memang perlu keber­samaan dan dukungan dari semua pihak, terutama warga Muham­madiyah,” ujar Shofwan.  (h/isr)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X