279 Pedagang Iwapi Masih Menunggu

- Sabtu, 26 Maret 2016 | 04:21 WIB

PADANG, HALUAN — Sudah gagal total pada 2015 lalu dan direncanakan akan dibangun kembali pada 2016 ini, pembangunan Terminal Iwapi hingga saat ini masih dalam persiapan tender juga.

Hingga saat ini sebanyak 279 pedagang Iwapi Pasar Raya Padang masih me­nunggu bagaimana kelan­jutan proses pembangunan terminal. Mereka siap di­pin­dahkan asalkan Pemko Padang bisa memberikan ganti toko.

Kepala Dinas Pasar Ko­ta Padang Endrizal pada Haluan, kemarin menye­butkan, untuk pemba­ngu­nan Terminal Iwapi saat ini masih mencari pihak ketiga yang cocok. Menurutnya, investor yang akan menger­jakan Iwa­pi nantinya harus sesuai kesepakatan dan saling me­nguntungkan.

“Kita masih dalam per­sia­pan dan mencari peme­nang tender ataupun inves­tor. Selain itu, kita juga sudah mufakat dengan peda­gang Iwapi yang intinya tidak saling merugikan. Artinya, investor tidak rugi dan pedagang pun demi­kian,” ujar Kadis.

Dikatakannya, setelah kesepakatan antara investor dengan pedagang, pedagang nantinya akan diberikan ganti toko kembali namun sesuai dengan kondisi yang ada nantinya.

“Kepada investor atau yang memenangkan tender nantinya serta pedagang sudah tau dan akan sesuai dengan kesepakatan. Intinya bisa saling menguntungkan satu sama lain,” tambahnya.

Dilanjutkan Endrizal, pihak pemko siap mem­fa­silitasi asalkan pedagang bisa berniat yang tulus dan ada kesabaran serta bisa diajak bekerjasama.

Untuk trayek Endrizal mengatakan akan men­dis­kusikan dengan Dinas Per­hubungan nantinya. “Itu ada­lah tahapan selan­jut­nya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kesatuan Pedagang Pasar Raya Padang, Asril Manan juga telah menyampaikan setuju dengan kesepakatan jika tidak saling merugikan.

Menurutnya, semua pe­da­­gang tidak keberatan jika tem­pat berdagang para pe­da­gang nantinya akan dija­di­kan terminal angkot, na­mun pemko harus mela­ku­kan perjanjian akan mela­ku­kan ganti toko. “Tidak ada masalah se­be­narnya terha­dap semua pedagang, asal­kan sesuai dengan ke­ingi­nan dan kese­pakatan,” ujar­nya.

Disampaikannya, semua pedagang bersuara bahwa tempat mereka berdagang adalah merupakan sawah tempat mencari makan. Maka tidak perlu ganti rugi, namun disediakan tempat untuk pemindahan.

Suara-suara pedagang ter­sebut sudah disampaikan ke­pada Dinas Pasar dan Wa­likota Padang. “Kese­pa­ka­tan ini sudah diketahui oleh pihak dinas pasar dan wali­ko­ta. Tidak ada perma­sala­han,” tambah Asril. (h/win)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X