Kanwil Kemenkum-BNNP Sepakat Perangi Narkoba di Lapas Sumbar

- Sabtu, 26 Maret 2016 | 04:32 WIB

Dihubungi terpisah Kepala BNNP Sumbar Ali Azhar me­ngatakan, dengan MoU ini nan­tinya akan memudahkan proses birokrasi dari BNNP untuk masuk ke Lapas/Rutan. Sehingga Lapas/Rutan diminta harus siap disidak kapan saja.

“Nanti kita akan tiba-tiba datang ke Lapas dan Rutan untuk melakukan penggeledahan. Itu semua petugas Lapas harus siap,” ujarnya. Dengan kesepakatan ini juga nantinya juga memberikan kewe­nangan kepada BNNP untuk menangkap petugas, sipir mau­pun kepala Lapas/Rutan yang terlibat narkoba tanpa melapor ke Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM.

“Jadi, kita akan langsung tangkap saja apabila ada yang terlibat. Ini tentunya mem­beri­kan kemudahan bagi BNNP,” tutupnya saat dihubungi dari Padang Jumat, (25/3) melalui sambungan telepon.

3.607 Penghuni

Data terbaru yang dilansir smslap.ditjenpas.go.id, tercatat sebanyak 3.607 penghuni Lem­baga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan)  di wilayah Kanwil Kemenkum dan HAM Sumbar per 25 Maret 2016. 

Para penghuni Lapas dan Rutan ini terdiri dari 1.021 yang berstatus tahanan dan 2.586 narapidana (napi) yang sudah diputus perkaranya di penga­dilan. Mereka tersebar di 22 Lapas dan Rutan yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat seperti di Pa­dang, Bukittinggi, Kabupaten 50 Kota, Payakumbuh, Solok, Pa­dang Panjang, Sawahlunto, Pa­riaman, Agam, Pasaman,  Painan, Pessel, Tanah Datar, Dharmas­raya dan Sijunjung.

Lapas kelas II A Padang, memiliki penghuni yang paling banyak yakni 1.023 orang yang terdiri dari 436 tahanan dan 587 napi. Dari perbandingan ka­pasitas dan jumlah penghuni yang ada, 13 dari 22 Lapas dan Rutan itu sudah over kapasitas atau melebihi jumlah normal. Ter­utama Lapas kelas II A Padang, kapasitasnya hanya 427 orang, sementara penghuninya sekarang 1.023 penghuni.

Selain Padang, Lapas dan Rutan yang melampaui kapasitas yaitu Lapas kelas II A Bukit­tinggi, Lapas kelas II B Muara Sijunjung, Payakumbuh, Solok, Rutan kelas II B Batusangkar, Lubuk Sikaping, Padang Pana­jang, Painan, Cabang Rutan Muara Labuh, Suliki, dan Talu.     

Di Lapas dan Rutan yang penghuninya melampaui daya tampung ini, potensi peredaran narkobanya, cukup besar. Seperti kasus terakhir yang terungkap di Lapas kelas II A Padang, ditemu­kan narkoba jenis sabu-sabu lengkap dengan peralatan pendu­kung seperti alat hisap dan timba­ngan digital. Pada razia yang dilakukan BNNP Sumbar pada 16 Maret lalu itu, diketahui 30 napi positif  narkoba. (h/isr/ze)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Perumda AM Padang Buka Pendaftaran MBR 2022

Minggu, 26 September 2021 | 07:28 WIB

Kemenko Marves Segera Siapkan DED TPA Aia Dingin Padang

Sabtu, 25 September 2021 | 12:30 WIB

Berkebun, LBH Padang Usung Konsep Urban Farming

Kamis, 23 September 2021 | 16:46 WIB

8.000 Penerima Bansos di Padang Sudah Divaksin

Kamis, 23 September 2021 | 14:40 WIB

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X