Rekomendasi Pansus GPP-GPEMP Tertunda

- Rabu, 30 Maret 2016 | 04:11 WIB

Namun, dia menegaskan Pan­sus telah menemukan kele­mahan pelaksanaan program itu selama ini. Secara umum masalah ada pada peren­ca­naan, pengawasan dan pen­dam­pingan. Ketiga hal ini be­lum terencana dan dilak­sa­nakan dengan baik. 

Beberapa masalah utama yakni mulai dari ternak sapi yang mudah mati/mandul, bibit tanaman yang tak sesuai dengan permintaan dan keb­u­tuhan masyarakat. Selain juga pe­r­­alatan nelayan yang gampang rusak.

Selain itu, keluhan terkait sapi yang tak berkualitas, bibit tanaman yang tak sesuai ke­butuhan dan alat nelayan yang mudah rusak juga ditemukan penyebabnya. Ini dikarenakan panitia pemilihan memang menerima rekanan dengan har­ga tawaran termurah. Al­hasil mutu dikesampingkan. Semen­tara, biaya distribusi juga di­bebankan kepada rekanan. 

“Dalam rekomendasi kita berharap nanti program yang menggunakan uang rakyat dari APBD dan APBN benar-benar bisa dilaksanakan sebaik mung­kin. Sehingga benar-benar terasa manfaatnya bagi ma­syarakat,” ujarnya. 

Terkait ini, program GPP/GPEMP merupakan salah satu program prioritas Pemprov Sumbar pada masa ke­pe­mim­pinan Irwan Prayitno-Muslim Kasim. Programnya sudah di­lak­­sanakan sejak Tahun 2011. Program ini salah satunya mem­berikan bantuan bibit tanaman, ikan, ternak, alat nelayan kepada para petani dan nelayan di sean­tero Sumbar. (h/len)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X