Ayah Wendi di Kuranji Harap-harap Cemas

- Rabu, 30 Maret 2016 | 04:19 WIB

“KBRI masih berkoordinasi dengan KJRI (Konsulat Jenderal RI) Davao dan pihak-pihak ter­kait di Filipina untuk mem­peroleh informasi lebih dalam mengenai hal ini,” ujar Basriana.

Kabar beredar menyatakan terjadi serangan dari kelompok Abu Sayyaf terhadap kapal Indo­nesia. Kelompok yang bermarkas di barat daya Filipina ini juga menyandera sepuluh warga ne­gara Indonesia. Namun, infor­masi lain menyebutkan jumlah ABK di kapal yang bermerk lambung KM Brahma 02 tersebut berjumlah 12 orang.

Terpisah, Juru bicara Ke­menterian Luar Negeri, Arr­manatha Nasir mengatakan, Ke­men­terian masih mencari infor­masi tentang kabar peristiwa ini. “Kami sedang mencoba mencari informasinya,” tutur Arrmanatha kepada sejumlah wartawan di Jakarta. Ia mengatakan, kabar ini baru diketahuinya melalui per­tanyaan dari wartawan.

Adapun Direktur Dera­dika­lisasi Badan Nasional Penang­gulangan Terorisme Irfan Idris mengatakan BNPT baru mena­nyakan hal ini kepada kepolisian. Dia juga mengaku belum men­dapatkan informasi jelas terkait penyanderaan tersebut. ***

 

Oleh: MUHAMMAD AIDIL & RIVO SEPTI ANDRIES

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Perumda AM Padang Buka Pendaftaran MBR 2022

Minggu, 26 September 2021 | 07:28 WIB

Kemenko Marves Segera Siapkan DED TPA Aia Dingin Padang

Sabtu, 25 September 2021 | 12:30 WIB

Berkebun, LBH Padang Usung Konsep Urban Farming

Kamis, 23 September 2021 | 16:46 WIB

8.000 Penerima Bansos di Padang Sudah Divaksin

Kamis, 23 September 2021 | 14:40 WIB

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X