Tiga Perusahaan Dilarang Beroperasi

- Rabu, 30 Maret 2016 | 04:21 WIB

Walikota Padang melarang tiga perusahaan beroperasi di wilayahnya. Alasanya, ketiga perusahaan itu telah merugikan warga sekitar.  

PADANG, HALUAN– Tiga peru­sahaan dengan usaha berbeda yang berada di Kota Padang akhirnya dilarang beroperasi. Walikota Padang memasang segel tanda dilarang beroperasinya peru­sahaan tersebut, Selasa (29/3).

Ketiga perusahaan itu yakni dua perusahaan bergerak di bi­dang batching plant, PT Mitra Beton Indonesia dan PT Satika. Sedangkan satu perusahaan lain bergerak di usaha cangkang sawit.

Menurut Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo, ketiga peru­sahaan itu telah merugikan masya­

ra­kat sekitar. Air yang mengalir dan  menjadi kebutuhan warga telah ikut tercemar. Bahkan secara tinjauan Analisa Me­ngenai Dampak Lingkungan (Amdal) tidak memenuhi dan harus ditutup.

“Hari ini kita menutup dan melarang tiga perusahaan untuk beroperasi. Jika perusahaan ter­sebut masih beroperasi, tentu sudah melanggar hukum,” ujar Walikota usai melakukan sidak ke tiga perusahaan tersebut.

Pagi kemarin, Walikota Pa­dang melakukan inspeksi men­dadak ke simpang jalan DPR, Tunggul Hitam. Tak jauh dari jalan Padang Bypass. Di sini Walikota melihat langsung peru­sahaan yang bergerak dalam usaha cangkang sawit. Saat itu, Walikota menemukan tali ban­dar di sepanjang tempat pengum­pulan cangkang sawit sudah tertimbun tanah, sehingga air di sekitar lokasi menjadi tergenang. “Ini menjadi pemicu banjir di sini,” ujar Walikota.

Ketika itu juga Walikota mencari pemilik perusahaan tersebut. Pekerja yang dipercaya mengelola perusahaan tersebut, Aceng, tidak bisa menunjukkan surat izin usahanya. Termasuk surat kelengkapan lainnya. Wali­kota lantas memancang tanda larangan melakukan kegiatan usaha di lokasi perusahaan ter­sebut karena telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 15 tahun 2011 tentang izin gang­guan. “Mulai saat ini usaha ini kami tutup karena tidak memiliki izin,” ujar Walikota kepada Aceng.

Setelah itu, Walikota ber­gerak ke arah Lubuk Kilangan. Di sini, Walikota mendapati PT Mitra Beton Indonesia yang juga tidak memiliki izin. Perusahaan yang berada persis di depan SPBU Indarung itu juga dilarang untuk beroperasi. Setelah me­nemui pemilik perusahaan ter­sebut, Walikota memasang tanda lara­ngan usaha bagi perusahaan itu.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Berkebun, LBH Padang Usung Konsep Urban Farming

Kamis, 23 September 2021 | 16:46 WIB

8.000 Penerima Bansos di Padang Sudah Divaksin

Kamis, 23 September 2021 | 14:40 WIB

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X