Tiga Perusahaan Dilarang Beroperasi

- Rabu, 30 Maret 2016 | 04:21 WIB

Tidak sampai di situ, Wali­kota menuju PT Satika yang berada di dekat Lubuak Paraku, Kecamatan Lubuk Kilangan. Di sini, Walikota melihat langsung kondisi air yang mengalir dari perusahaan tersebut. Walikota menemukan air yang telah ber­campur dengan semen dan batu.

“Limapuluh meter sepanjang sungai tidak boleh ada aktivitas. Kebutuhan air bagi warga sangat diperlukan, saat ini air sudah tercemar semen dan ketika di­minum tentu akan berpengaruh kepada kesehatan, ini sangat membahayakan. Perusahaan ini kami tutup karena memba­haya­kan masyarakat Kota Padang dan perusahaan ini harus segera pindah” kata Walikota.

Dalam inspeksi mendadak itu, Walikota didampingi Kepala Bapedalda Edi Hasymi, Kepala BPMPTSP Didi Aryadi, Kepala Satpol PP Firdaus Ilyas, Kabag Humas dan Protokol Mursalim serta lainnya. (h/ows)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kemenko Marves Segera Siapkan DED TPA Aia Dingin Padang

Sabtu, 25 September 2021 | 12:30 WIB

Berkebun, LBH Padang Usung Konsep Urban Farming

Kamis, 23 September 2021 | 16:46 WIB

8.000 Penerima Bansos di Padang Sudah Divaksin

Kamis, 23 September 2021 | 14:40 WIB

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X