Tak Etis Sekwan 'Bawa Rombongan'

- Kamis, 31 Maret 2016 | 04:25 WIB

PADANG, HALUAN—Per­jalanan dinas staf sekretariat DPRD Padang yang men­dampingi anggota dewan da­lam Bimbingan Teknis (Bim­tek) Sumber Daya Manusia ke Jakarta membuat Walikota Padang Mahyeldi An­sha­rul­lah kaget.

“Saya tidak tahu, justru hari ini baru saya dengar. Kalau memang iya itu tidak etis, perjalanan dinas yang mencapai 15 orang,”katanya dalam satu kesempatan di Padang, Rabu (30/3).

Ia menilai kinerja Sekwan tidak rasional dan harusnya memprioritaskan hal yang penting. Apalagi berangkat dengan jumlah yang cukup banyak dan membuat kinerja terlantar.

Dikatakannya, selama ini pemerintah sudah dite­gas­kan agar efisien, baik peng­gunaan anggaran maupun pekerjaan.

Karena perja­lanan dinas itu me­ninggalkan daerah sendiri, sementara daerah sendiri sedang dilanda bencana.

”Saya saja ditawari  ke­luar negeri kadang saya to­lak.

Karena memprioritaskan hal yang penting, apalagi daerah kita sedang bencana banjir seperti ini,”papar Mahyeldi.

Sementara itu, menurut Sekretaris Daerah Nasir Ah­mad, kegiatan Bimtek SDM ini dilaksanakan oleh pihak ketiga, dan harusnya Sekwan tidak perlu membawa ‘rom­bongan’ yang begitu banyak untuk mendampingi anggota dewan.

Banyaknya staf sekretariat DPRD Padang yang mela­kukan perjalanan dinas, Nasir mengaku kecolongan.Untuk itu, kata Nasir, agar persoalan yang sama tidak terulang dirinya sudah menyarankan kepada Asisten I, ke depan perlu dikoordinasikan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X