Pemko Padang Mereka Dibohongi

- Kamis, 31 Maret 2016 | 04:40 WIB

Pengawasan dari Dispe­rin­dag­tamben terhadap usaha yang berada di bawah naungannya sangat kurang. Terbukti masih adanya perusahaan yang ber­operasi cukup lama tanpa izin. Sayangnya, Kepala Disperin­dagtamben Kota Padang Hen­drizal Azhar ketika Haluan berkunjung ke Kantornya di Khatib Sulaiman tidak berada di lokasi. Dihubungi melalui via ponsel tidak menjawab, baik SMS maupun telepon.

Pantauan Haluan di Simpang DPRD Tunggul Hitam pada Perusahaan Cangkang Sawit memang tidak ada tanda-tanda beroperasi lagi. Aceng yang dipercaya mengelola usaha ter­sebut mengaku tidak tahu me­nahu kalau soal izin. Karena dia hanya sebagai pengelola saja, namun usaha itu sudah tidak beroperasi lagi.

Untuk dua perusahaan lain­nya yang dianggap bekerja sama dengan PT Semen Padang yakni PT Mitra Beton Indonesia dan PT Satika kemarin (30/3) me­mang tidak beroperasi. PT Sar­tika yang memiliki limbah yang cukup berbahaya bagi kesehatan yakni semen dan campuran batu yang ada di aliran air juga di segel Pemko Padang. Menurut Masya­rakat setempat usaha tersebut memang belum lama beroperasi.

“Kalau izin dan tidak berizin kami tidak tahu. Karena adanya pencemaran air akibat peru­sahaan itu, makanya kami me­ngadu ke Pemko Padang. Kalau tidak ada pencemaran mungkin perusahaan itu terus beroperasi tanpa izin. Saya berharap Pemko bisa mengawasi setiap usaha yang berdiri. Tidak mungkin rasanya Pemko tidak tahu ada peru­sahaan yang berdiri, paling tidak RT atau RW, lurah pasti tahu. Saya sebagai masyarakat tidak paham soal itu,”papar Munir, warga Lubuk Kilangan. (h/ows)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X