Ribuan Mahasiswa IAIN Imam Bonjol Demo

Administrator
- Selasa, 12 April 2016 | 03:34 WIB

PADANG, HALUAN —  Ri­buan mahasiswa IAIN Imam Bonjol menggelar aksi unjuk rasa di kampus yang terletak di kawasan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji tersebut pada Senin (11/4) sekira pukul 09.00 WIB.

Aksi demo ini buntut dari pemukulan oleh se­orang oknum satuan pe­ngamanan (satpam) IAIN Imam Bonjol Padang, An­ton (36) ter­hadap tiga orang mahasiswa kampus tersebut.

Orator aksi, Iwan (25) menuntut pihak kampus untuk memberhentikan ok­num Satpam yang bertindak anarkis itu. “Kami tidak terima dengan perlakuan Sat­p­am yang memukuli ma­hasiswa dan kami meminta Satpam yang terlibat harus diberhentikan dan kasus ini dilanjutkan ke polisi,” ka­tanya.

Informasi yang berhasil di­himpun Haluan di la­pangan, aksi tersebut digelar buntut dari kejadian pada Minggu (10/4) pagi sekira pukul 10.00 WIB lalu di­mana salah seorang oknum Satpam, Anton menegur salah seorang mahasiswa jurusan Al-Ahwal Al-Syakh­s­iyyah, Fakultas Syariah, Umar Rambe (23).

Umar yang saat itu me­lintas di kawasan kampus kemudian diberhentikan oleh seorang satpam, Anton. Umar yang tidak menyadari kesalahannya mendapat ma­kian dari Anton, karena yang bersangkutan kesal Umar melintasi tanggul yang dilintasinya masih basah, namun tidak ada penanda.

Salah seorang saksi ma­ta, Andri (27) me­ngatakan Anton memukuli kepala Umar yang masih terpasang helm. Tidak terima Umar kemudian membalas per­lakuan Anton dengan me­mukulnya di bagian kepala. “Kau tidak lihat, itu tanggul masih basah dan belum kering. Sudah kau lintasi saja, mana mata kau,” ucap Andri menirukan kata-kata Anton.

Melihat perlakuan sat­pam tersebut, mahasiswa di sekitaran lokasi kejadian yang awalnya melerai secara tidak sengaja mengenai mu­ka Anton hingga akhirnya terlibat keributan di kedua belah pihak.

Perkelahian yang lebih besar tidak dapat dielakkan, satpam lain yang melihat kejadian itu kemudian me­ngejar mahasiswa yang mem­bela Umar, sejumlah Sa­t­pam itu berhasil me­nga­mankan dua orang rekan Umar bernama Iran Sim­bolon (21) dan Rahman (24) yang belakangan di­ketahui masih satu jurusan dengan yang bersangkutan. Ketiga mahasiswa ini me­nga­lami luka ringan akibat terkena pukulan.

“Umar kemudian men­datangi satpam itu berupaya menyelamatkan rekannya yang ditahan, tapi Umar malah dikeroyok oleh se­kelompok satpam dan di­antaranya ada pula warga se­ki­taran kampus yang se­pertinya rekan dari satpam,” papar Andri kemudian.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Terima Bantuan Sembako dan Beasiswa

Selasa, 30 November 2021 | 08:50 WIB
X