Hindari Inflasi, Antisipasi Harga Komoditas Utama

- Rabu, 11 Mei 2016 | 04:55 WIB

PADANG, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menyampaikan, laju inflasi di Sumbar relatif fluktuasi, namun bersyukur di tahun 2015 capaian inflasi Sumbar terendah nasional.

“Pertumbuhan ekonomi Sum­bar cenderung berada di atas na­sional. Laju pertumbuhan PDRB Sumbar pada triwulan I 2016 menduduki posisi pertama di kawasan Sumatera,” ujar Irwan saat menghadiri kegiatan High Level Meeting dengan topik baha­san sekilas perkembangan inflasi dan pertumbuhan ekonomi Sum­bar terkini, peta jalan (roadmap) pengendalian inflasi daerah, dan terkait isu strategis mengenai resiko dan antisipasi inflasi men­jelang Ramadan dan lebaran, Sela­sa (10/5) di Aula Bank Indonesia Provinsi Sumbar.

Menyikapi akan datangnya bulan Ramadan dan lebaran, dimana biasanya terjadi pening­katan arus distribusi dan konsumsi barang dan jasa, pihak terkait segera membuat action road map pengendalian inflasi. “Hal ini selalu dilakukan dan sangat pen­ting untuk terjaminnya stabilitas harga dan terjaganya pasokan distribusi barang dan jasa,” lanjut Irwan.

Ditambahkannya, komoditas yang perlu diwaspadai selama bulan Ramadan di Sumbar yaitu beras, cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, dan tarif angkutan udara, selain komo­diti lainnya yang juga dipantau dan dikendalikan fluktuasi harga dan terjaminnya pasokan.

Sementara itu, program anti­sipasi harga menjelang ramadan antara lain, pertama, Analisis komoditas yang cenderung me­ngalami kenaikan harga menjelang ramadan. Kedua, Melaksanakan koordinasi bersama anggota TPID terkait diantaranya pemantauan harga secara berkala, pemantauan kecukupan pasokan, menjaga kelancaran distribusi. Ketiga, Komunikasi ekspektasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumbar Puji Atmoko juga mengingatkan pemerintah setempat mewaspadai kenaikan lima komoditas utama menjelang Ramadan karena ber­dasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir harganya selalu melonjak.

“Lima komoditas yang telah diuraikan bersama tadi perlu kita waspadai dan diharapkan diku­rangi juga mangkonsumsinya,” paparnya.

Pertemuan tingkat tinggi ter­sebut juga sekaligus pe­nan­d­a­ta­nganan peta jalan pengendalian inflasi Sumbar yang dihadiri Gu­ber­nur Sumbar Irwan Prayitno serta sejumlah bupati dan wali kota.

Dilanjutkan Puji, berdasarkan kecenderungan sejak tiga tahun terakhir cabai merah dan beras menjadi penyumbang utama ter­jadinya inflasi pada saat ramadan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X