Kerugian Gempa Capai Rp15 M

Administrator
- Sabtu, 4 Juni 2016 | 05:26 WIB

PADANG, HALUAN — Ba­dan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Sumbar menaksir kerugian akbat gempa 6,5 SR Kamis (2/5) pagi kemarin mencapai Rp15 miliar lebih. Nilai ini dihitung dari banyaknya rumah yang terdampak gempa.

Kepala BPBD Sumbar, Zulfiatno, melalui Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Pagar Negara, melalui pesan singkatnya di media sosial Whatsup  (WA) menye­but­kan, data yang diterima sampai pukul 14.00 WIB pada Jumat (4/5), menye­butkan ada 1.956 rumah yang rusak akibat gempa. Dimana dari 1.956 rumah itu, Rusak Ringan (RR) sebanyak 1.431 unit, Rusak Sedang (RS) sebanyak 445 unit, dan Rusak Berat (RB) sebanyak 80 unit.

“Selain itu ada tiga unit sekolah yang juga terdam­pak, dan satu unit kantor Wali Nagari, terbanyak itu di Pesisir Selatan. Setelah di­hitung-hitung itu mencapai Rp15.230.000.000,-,” ka­tanya.

Untuk korban yang hing­ga saat ini masih dirawat di RSUP M. Djamil Padang bernama Roslaini dan dua orang lainnya di RSUD Painan sebanyak dua orang atas nama Iwel, dan Rahmat Hidayat. “Kami akan terus perbarui data yang ada, karena masih ada dua daerah lagi yang belum masuk yaitu, Ke­camatan Sutra dan Kecamatan Linggo Sari Baganti,”paparnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Zulfiatno mengatakan gempa 6,5 SR yang mengguncang Sumbar pada Kamis (2/5), pagi memang tidak berpotensi tsunami. Namun, demikian BPBD telah meminta seluruh Kepala Pelaksana BPBD di tujuh daerah pesisir untuk tetap waspada.

“Kami sudah perintahkan agar Kalaksa BPBD di kabupaten/kota untuk tetap waspada. Se­mentara untuk kerusakan dan korban yang ditimbulkan juga kita minta untuk didata dan segera dilaporkan,”katanya ke­pada media Kamis (2/5) pagi DPRD Sumbar.

Zulfiatno juga meminta agar warga tetap menjalankan apa yang dilakukan pada saat simulasi bencana. “Ketika bencana gempa ter­jadi untuk menghindar dari ba­ngunan yang mudah roboh, namun setelah baru menuju shel­ter atau jalur evakuasi. Hindari me­makai kendaraan bermo­tor,” katanya.

Waspada

Pakar gempa Universitas An­dalas (Unand), Badrul Mustafa, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dengan kejadian gempa yang melanda Sumbar Kamis pagi itu. Dikhawatirkan gempa tersebut akan memicu Megathrust pada segmen Siberut.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Terima Bantuan Sembako dan Beasiswa

Selasa, 30 November 2021 | 08:50 WIB
X