Pemko Segera Lakukan Evaluasi Jalur Satu Arah Jalan Pancasila

Administrator
- Jumat, 1 Juli 2016 | 06:36 WIB

 “Kalaupun jalur itu dua arah kembali, area parkir menurut saya tetap tidak cocok di sana,” ujarnya.

Dia menduga, ada in­dikasi yang membuat marka di Jalan Pancasila tersebut pihak pribadi, bukan pihak Dishubkominfo. Padahal se­cara aturan, yang berhak membuat desain lalu lintas hanyalah Dishubkominfo. Untuk pelaksana di lapangan dilakukan oleh pihak ke­polisian.

“Kalau setiap orang bisa membuat marka sendiri akan parah. Misalnya, saya mem­buat marka di jalan depan rumah saya untuk parkir mobil. Dalam aturan lalu lintas, jalan umum  harus lebih mengutamakan ken­daraan umum bukan priba­di,” ungkapnya.

Selain itu, Yos juga men­cermati bahwa penetapan sistem satu arah pada Jalan Pancasila sekarang tidak tepat. Baginya, penutupan jalan seharusnya dilakukan dari timur ke barat, bukan dari barat ke timur.

“Desain satu arah seka­rang ini, selain rawan macet di titik Jalan Diponegoro dan Simpang Jalan Pancasila, tentu rawan kecelakaan pula. Ini memang harus dianalisa ulang,” pung­kasnya.

Walikota Padang, Mah­yeldi Ansharullah menye­butkan pemberlakuan jalur satu arah di Jalan pancasila tersebut atas permintaan pihak Universitas Andalas.

“Jalur satu arah di Jalan Pancasila itu yang minta pihak Unand. Apa alasannya saya lupa. Namun, ada surat permohonannya masuk ke Dishubkominfo Padang.

Nanti saya tanyakan lagi apa alasan Pihak Unand meminta jalan itu satu arah ke Kadishubkominfo,” kata Wa­li­kota Padang saat dikon­firmasi Haluan.

Ia juga mengatakan me­nge­nai ruas jalan yang digu­nakan kepentingan café, jelas sudah tidak dibenarkan lagi karena sudah mengganggu pengguna jalan umum. (h/mg-ang)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Terima Bantuan Sembako dan Beasiswa

Selasa, 30 November 2021 | 08:50 WIB

Wako Padang Paparkan Ekonomi Kreatif di ICCN Pekanbaru

Minggu, 28 November 2021 | 07:50 WIB

Masjid di Padang Bakal Ramah Anak

Sabtu, 27 November 2021 | 07:37 WIB
X