Klenteng See Hin Kiong Segera Direhab

- Jumat, 1 Juli 2016 | 06:37 WIB

PADANG, HALUAN—Atu­ran UU Cagar Budaya me­ngatakan,  setiap bagunan cagar budaya wajib dilindungi. Dikota Padang, ada 3 ba­ngunan cagar budaya tipe A yakni Masjid raya ganting, Kantor Balaikota Lama dan juga Klenteng lama  See Hin Kiong Jalan Klenteng Ke­camatan Padang Barat Kota Padang.

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Albert Hendra Luk­man Kamis (30/6) menga­takan, Klenteng lama See Hin Kiong, runtuh bukan karena apa - apa.

Hal itu,  dikarenakan pas­cagempa September 2009 lalu, sebagian besar bangunan sudah rusak bahkan sudah dilakukan penanganan untuk antisipasi agar bangunan Klenteng tidak ambruk.

“Bangunan sudah tua se­kali,   tinggal menunggu runtuh saja, “katanya.

Dengan kondisi itu, pengurus sepakat para tuako dan warga Ti­onghoa,  mendirikan Klenteng See Hin Ki­ong baru pada De­sem­ber 2010 yang berlo­kasi  di seberang jalan kelenteng lama.

Maka,  bangunan Klenteng See Hin Ki­ong lama dijadikan se­bagai museum dan menjadi cagar budaya tipe A.

“Nah saat ini tiba masanya,  bangunan lama Klenteng See Hin Kiong ambruk,”ujarnya.

Ia  sudah, jauh- jauh hari mempunyai  pemikiran bagai­mana Klenteng lama See Hin Kiong   dibangun lagi.

Dikatakan, melalui ang­garan aspirasinya yang di bagi 30 persen untuk kabupaten/kota dan 70 persen untuk program, maka dari situlah dirinya mengambil anggaran aspirasi sebesar Rp4,3 miliar APBD Provinsi.

Kenyataannya,   apa yang telah diperjuangkan  seakan diperlambat oleh dinas terkait yakni Dinas Pariwisata Pro­vinsi dan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BKPD) Provinsi.

Sebelumnya, ia sudah kon­sultasi bersama Kepala  Dinas Pariwisata Provinsi dan me­nyambut ide baik revitalisasi Klenteng See Hin Kiong untuk di jadikan Destinasi Wisata.

“Apalagi kawasan tersebut, termasuk heritage Kawasan Wisata terpadu (KWT-red),hal ini sudah dibicarakan dengan Pemko dan  tak ada masalah,” ujarnya.

“Setelah dianggarkan dan di evaluasi Kemendagri, dan RKA nya  sudah ditan­data­ngani DPKD, kenapa seakan ini menjadi polemik.

Sementara ini sudah saya perjuangan. Hal ini juga di sampaikan ke Sekda dan tak ada masalah, ‘’ tegasnya.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Sumbar dan kep. Riau Nurmatias me­ngatakan, informasi yang dida­p­atkan akan ada tindakan pelestariannya.

Melalui dinas terkait  akan melakukan pelestarian dan merencanakan pemugaran, tetapi karena pemotongan anggaran kegiatan ini akan tertunda lagi.

“Karena anggaran di pro­vinsi,  maka tidak menjadi ranah kami, itu ranahnya dinas terkait, harus dipertanyakan dana aspirasi Albert Hendra Lukman melalui dinas terkait.

Kalau memang,  ada dana dari Albert kan lebih baik dan bisa cepat dilaksanakan pe­mugaran Klenteng See Hin Kiong tersebut,” ungkapnya.(h/ade)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X