Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat

- Jumat, 5 Agustus 2016 | 04:28 WIB

PADANG, HALUAN — Festival kuliner marandang yang merupakan bagian dari rangkaian Festival Soto dan Sate Nusantara 2016 di kawasan Pantai Padang sepanjang Rabu hingga Kamis (3-4/8), diakui membawa dampak positif bagi pedagang yang berjualan di sekitar lokasi pelaksanaan acara.

Lia (48), salah seorang pedagang, Kamis (4/8) mengatakan, selama acara festival berlangsung, pihaknya mengalami pe­ningkatan hasil penjualan yang sangat tinggi. Jika pada hari biasa omzet yang di dapat dari berjualan lamang tapai sekitar Rp400 ribu per hari, selama festival omzetnya naik menjadi Rp800 ribu.

“Senang sekali kami ikut berpartisipasi dalam memeriahkan acara ini. Dagangan kami juga mulai dikenal tamu-tamu dari luar, bahkan ada yang langsung pesan dalam jumlah besar sebagai oleh-oleh,” ujarnya.

Hal yang sama juga dirasakan Edi (43). Warga Komplek Muaro Lapas yang berjualan sate itu, mengakui peningkatan omzet yang ditaihnya selama dua hari pelaksanaan kegiatan. “Pada hari biasa omzet saya berkisar di angka Rp300 ribu. Namun seama kegiatan, saya bisa membawa pulang hingga Rp500 ribu,” katanya.

Sebelumnya, Asisten Deputi Pengem­bangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya saat membuka Festival Sate dan Soto Nusantara 2016, Rabu (3/7) menga­takan, Padang merupakan salah satu daerah tujuan wisata lengkap di tanah air. Selain wisata alam dan budaya, Padang juga kaya akan keberagaman kuliner yang khas, enak dan lezat.

“Apalagi sate, soto dan rendang Padang, juga telah masuk dalam daftar 30 ikon kuliner tradisional Indonesia (IKTI). Kita berharap kegiatan ini akan mendorong minat masya­rakat untuk mencintai kuliner nusantara, serta menjadikannya sebagai media promosi wisata Indonesia,” kata Raseno. (h/mg-ina)

Editor: Administrator

Terkini

X