OSO: Orang Minang Jangan Lupa Identitas Minang

Administrator
- Sabtu, 24 Desember 2016 | 01:55 WIB

PADANG, HALUAN — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo  dan Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Ar­chan­dra Tahar, dijadwalkan hadir dalam Mus­ya­warah Besar VI (Mu­­bes VI) Ge­rakan Budaya dan Ekonomi Mi­nang (Gebu Mi­nang) di Pange­ran Beach Ho­tel, Sabtu (24/12).

Kedua pe­jabat dalam kabinet Jo­ko­wi-JK ini direncanakan mem­berikan pemaparan dan seminar singkat kepada peserta mubes.  “Kita pastikan nanti akan ada Pak Arcandra dan Mendagri yang datang. Setelah pemaparan nanti, siangnya baru dilanjutkan dengan pleno tiga terkait pertanggung jawaban pengurus lama dan ma­lamnya pemilihan formatur,” kata Ketua Pelaksana Mubes VI Gebu Minang, Zulhendri Chaniago, kepada media usai pembukaan mubes, Jumat (22/12) di Pangeran Beach Hotel. 

Untuk pemilihan ketua baru akan dilakukan, Minggu (25/12). Sejauh ini calon yang muncul baru dua yakni H. Oesman Sapta Odang atau OSO dan H. Is Anwar Dt Rajo Perak.

OSO saat membuka kegatan Mubes Ge­bu Minang VI me­nyebutkan, ada lima S yang harus dimiliki Gebu Minang bila ingin maju. 5-S ini apabila terapkan Gebu Minang akan dapat bersaing di era modern dan serba teknologi sekarang.

“5-S yang saya maksud disini yaitu strategi, struktur, skill, sistem, dan speed ditambah tar­get,” kata OSO di depan ratusan undangan yang hadir dalam Mu­bes VI Gebu Minang yang me­ngangkat tema ‘Satitiak Aia Da­lam Pinang, Sinan Bamain Ikan Rayo’

Dijelaskannya, strategi me­mang harus dimiliki Gebu Minang dalam menghadapi era mo­der­nisasi saat ini. Setelah strategi, harus ada struktur organisasi yang jelas. Dalam struktur itu adanya skill dari para anggota di struk­turnya untuk memajukan or­ganisasi yang ada.

“Baru setelah itu adanya sistem yang jelas dan juga kecepatan dalam meraih target. Karena bagaimana pun sebuah organisasi harus lah mempunyai target yang ingin dicapai,” ungkapnya di depan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Azwar Anas, Fahmi Idris, tokoh minang, cadiak pandai dan niniak mamak yang hadir.

Gebu Minang lanjutnya, sa­ngat dibutuhkan oleh masyarakat Minang. Visi dan misi Gebu Minang juga sejalan dengan Visi dan Misi Presiden Joko Wi­do­do. Dimana salah satu yang mem­banggakan yaitu sifat gotong royong dan kebersamaan yang dimiliki Gebu Minang.

OSO juga meminta agar orang Minang jangan pernah lupa de­ngan identitas Minang. Dimana pun berada tetap lah selalu sebut­kan saya Minang. “Saya meski berada di Kalimantan ketika orang bertanya, saya tetap katakan kalau saya orang Minang. Ibu saya orang Sulit Aia, Kabupaten So­lok,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sum­bar Irwan Prayitno, menye­butkan dengan kehadiran Gebu Minang diharapkan menjadi perekat komunikasi antara sesama orang Minang. Ia juga berharap agar komunikasi sesama orang Minang jangan putus dan terus disambung dimana pun berada.

“Kami berharap mubes ini merupakan momentum untuk membangkitkan kembali se­ma­ngat untuk memajukan Gebu Minang ke depannya. Dengan mubes maka akan terbentuk pengurus baru tentunya dengan semangat baru pula,” paparnya.

Irwan juga meminta agar per­bedaan yang ada jangan dijadikan perpecahan yang menguras ener­gi, akan tetapi perbedaan ini untuk menjadi perekat dalam organisasi Gebu Minang ke depannya.

“Siapa pun yang nanti terpilih dalam mubes diharapkan juga akan memunculkan eksistensi Minang. Tentunya tidak hanya tingkat lokal tapi juga tingkat internasional,” pungkas Irwan.  (h/isr)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

384 Pejabat Pemko Padang Dilantik Hendri Septa

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:46 WIB
X