Diharapkan Jadi Gaya Hidup Car Free Day Khatib Bakal Rutin

Administrator
- Jumat, 18 Januari 2019 | 09:59 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Car Free Day (CFD) yang bakal digelar di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman mulai Minggu 20 Januari mendatang merupakan implementasi dari Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Diharapkan pelaksanaan CFD akan berkelanjutan sehingga menjadi gaya hidup masyarakat di Kota Padang.

"Kegiatan ini dilatarbelakangi kebutuhan masyarakat perkotaan terhadap olahraga. Sebenarnya CFD bukan hal yang baru di Padang, mengingat beberapa tahun yang lalu juga pernah dilakukan di sepanjang Jalan Sudirman. Nah, kebetulan 20 Januari besok IMA (Indonesia Marketing Association) Chapter Padang akan menggelar acara jalan santai dalam rangka memperingati 70 tahun gugurnya Khatib Sulaiman,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Adib Alfikri, saat jumpa pers di Kantor Dispora Sumbar, Kamis (17/1).

Atas dasar kegiatan itu pula, kata Adib, pihaknya terpikir untuk menggelar CFD secara berkelanjutan di Jalan Khatib Sulaiman. Setelah dibahas beberapa kali, pihaknya akhirnya memutuskan kegiatan itu akan menjadi agenda rutin yang akan digelar setiap hari Minggu dari pukul 06.00 hingga 10.00.WIB.

Untuk lokasi CFD sendiri, sambung Adib, akan dimulai dari depan Masjid Raya Sumbar sampai di depan Rumah Makan Lamun Ombak, kemudian berputar arah kembali ke titik awal. Nantinya, Jalan Khatib Sulaiman akan dibagi menjadi tiga jalur, di mana jalur kiri digunakan sebagai jalur bagi pelari dan pesepeda, atau kegiatan-kegiatan lain yang membutuhkan kecepatan. Sedangkan jalur tengah diperuntukkan bagi pejalan kaki yang ingin menikmati CFD dengan santai. Sementara jalur kanan akan dijadikan sarana eksibisi (latihan) berbagai cabang olahraga seperti, futsal, basket, panahan, tenis meja, dan sebagainya.

"Jadi di jalur kanan itu konsepnya tidak hanya memertontonkan cabor seperti futsal atau tenis meja kepada masyarakat. Akan tetapi, mereka yang lewat juga boleh ikut mencobanya secara bergantian. Nanti juga akan dipandu oleh para pelatih yang kami persiapkan," katanya.

Lebih lanjut Adib menuturkan, pihaknya juga bekerja dengan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar untuk menjaring pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang akan berjualan di pelataran parkir gedung di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman. Para pelaku UMKM terlebih dulu harus mendaftar secara dalam jaringan (daring/online), dan bakal ditempatkan sesuai lokasi yang ditentukan. Selain UMKM, juga akan disediakan posko kesehatan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar.

Untuk menjadikan CFD sebagai agenda rutin, Adib mengungkapkan bahwa Pemprov Sumbar telah menyusun draft Peraturan gubernur (Pergub) yang saat ini tengah dalam proses pengajuan. Meski belum berkonsultasi lebih mendalam dengan DPRD Sumbar, Adib mengatakan bahwa dalam waktu dekat ia akan melayangkan surat kepada DPRD Sumbar terkait CFD.

Sementara itu, Vice President Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Padang, Jefri Kurniawan menuturkan, CFD merupakan bagian dari serangkaian acara dalam rangka peringatan 70 tahun wafatnya Pejuang Khatib Sulaiman. Acara itu dibuka dengan Peringatan Peristiwa Situjuh Batur pada 15 Januari lalu, dilanjutkan dengan bedah buku dan peresmian Yayasan Khatib Sulaiman, dan kemudian ditutup dengan kegiatan CFD.

"Untuk kegiatan CFD, kami telah menyiapkan sekitar 50.000 kupon undian yang bisa diperoleh di beberapa tempat seperti, di Daihatsu Padang, Hotel Grand Zuri, J.Six Cafe, dan seterusnya. Kami berharap kegiatan tak hanya sukses, tetapi juga bisa menjadi landasan untuk memperjuangkan Khatib Sulaiman menjadi Pahlawan Nasional," ucap cucu Khatib Sulaiman tersebut.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X