Aplikasi Bendi Online Kota Padang Belum Afektif

- Selasa, 27 Agustus 2019 | 21:43 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM-Gebrakan bendi online dengan menggunakan aplikasi di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) belum efektif. Rencananya, bendi online tersebut akan kembali dikembangkan dengan mengganti aplikasinya.

Kepala Disparbud Arfian saat dikunjungi Haluan, Selasa (27/8) di kantornya membenarkan bahwa, bendi online saat ini sedang off. Ada beberapa kendala yang membuat aplikasi tidak berjalan lagi sejak awal tahun ini.

"Inti masalahnya yaitu kesepahaman si kusir bendi terhadap cara kerja aplikasi. Kemudian, ada ketidak sepakatat terhadap tarif bendi yang selama ini dibandrol Rp50.000 per 30 menit. Itu yang akan kami sepakati kembali dengan si kusir bendi," terang Arfian.

Ia menerangkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangi kusir bendi secara perorangan. Kemudian, menampung semua keluhan serta mencarikan jalan keluarnya saat rapat bersama.

"Rencananya aplikasi akan diganti dengan yang baru. Fungsi aplikasi sebenarnya hanya sebagai operator yang akan menghubungkan pelanggan dengan kusir bendi. Karena kelemahan kami yaitu kusir bendi tidak bisa menggunakan aplikasi atau tidak memiliki hp android. Jadi jika ada pelanggan yang ingin bendi online maka operator yang akan menghubungi kusir bendi lewat telpon," ucap Arfian.

Arfian menginformasikan, saat ini jumlah bendi online ada sebanyak 30 bendi. Ke depan akan ditambah lima bendi yang biasa beroperasi di Padang Selatan.

"Di kawasan Padang Selatan ada bendi yang pakai kampu-lampu di malam hari. Ada lima yang nanti akan kami gabungkan juga. Kemudian, di kawasan Banuaran juga akan didata ulang karena di sana banyak juga bendi," tuturnya. (h/win)

Editor: Administrator

Terkini

Wako Padang Sambut Baik Lembaga Halal Syariah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:55 WIB

Wako Padang Sambut Baik Lembaga Halal Syariah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:20 WIB

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB
X