Wako: Padang Bisa Jatuh ke Jurang Resesi Kalau Roda Ekonomi Tidak Bergerak

- Jumat, 21 Agustus 2020 | 06:03 WIB

HARIANHALUAN.COM - Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, sektor pendukung perekonomian Kota Padang selama ini adalah pariwisata dan perdagangan, namun kedua sektor ini pula yang paling terdampak Covid-19. Salah satu bukti, hotel-hotel di Kota Padang sudah banyak yang mem-PHK karyawan.

"Roda ekonomi dan roda kesehatan perlu serempak digerakkan, kalau tidak, dua bulan lagi, kita bisa-bisa resesi," tekan Mahyeldi saat Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Perpanjangan PNP dengan PT. Trakindo Utama di Rumah Dinas Walikota Padang, Jln. A. Yani nomor 11 Padang, baru-baru ini.

Mahyeldi menyadari bahwa menggerakkan perekonomian di saat pandemik ibarat makan buah simalakama. Jika pemerintah fokus pada kesehatan, ekonomi jadi tak bergerak, dan tak mungkin duduk saja di rumah.

"Sehubungan dengan itu mencairkan anggaran rutin yang ada pada lembaga pemerintahan dan BUMN adalah solusi yang tepat untuk menstimulan agar orang banyak berbelanja dan ekonomi pun menggeliat," ujar Mahyeldi.

Di sisi lain, ini pun dilema paling berat bagi Kota Padang. Memang ada bantuan Pusat, tapi sifatnya dana rutin dan sudah diserahkan duluan, tidak bisa digeser untuk penanganan Covid-19 atau untuk membantu perekonomian masyarakat.

"Jadi tak heran jika ada warga yang ngomel "Covid, covid, tapi Pemko bangun jalan dan trotoar juga". Kota Padang butuh lebih dari Rp1 miliar untuk 72.000 penerima Jaring Pengaman Sosial Covid-19," tukasnya. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB

Bansos Beras 10 Kg di Padang Telah Disalurkan

Selasa, 20 Juli 2021 | 18:44 WIB
X