Kekurangan Stok Oksigen, Dirut RS Unand: Kita Tidak Punya Tabung Liquid

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:29 WIB
Ilustrasi  (Anjasman Situmorang)
Ilustrasi (Anjasman Situmorang)

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ketersedian oksigen untuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Unand (RS Unand) Padang dikabarkan menipis. Dengan ketersediaan yang ada, diperkirakan stok oksigen cukup sampai pukul 23.00 WIB malam ini, Sabtu (24/7/2021).

Direktur Utama RS Unand, Yevri Zulfiqar mengatakan bahwa krisis oksigen ini sudah terjadi sejak pandemi Covid-19. Hal ini semakin kritis terutama dalam satu bulan belakangan. Penyebabnya, kata Yevri karena naiknya kasus positif Covid-19 sehingga kebutuhannya semakin meningkat.

Baca Juga: RS Unand Padang Krisis Oksigen, Diperkirakan Hanya Cukup Sampai Malam Ini

Tak hanya itu, penyebab lainnya menurut Yevri karena RS Unand tidak mempunyai tabung liquid oksigen.

"Dalam satu bulan ini sudah mulai kritis (ketersediaan oksigen), karena kita tidak punya tabung liquid oksigen. Di Padang ini yang punya hanya RSUP M Djamil dan SPH," katanya.

Baca Juga: Sempat Habis, PT Asiana Gasindo Kembali Produksi Oksigen untuk Rumah Sakit

RS Unand merupakan terbanyak kedua setelah RSUP M Djamil dalam hal jumlah tempat tidur untuk pasien Covid-19. Namun, untuk saat ini RS Unand belum mempunyai tabung liquid seperti yang ada di RSUP M Djamil.

"Jadi kita betul-betul bergantung pada vendor yang menyuplai tabung ini setiap hari," ujarnya.

Perlu diketahui, suplai liquid untuk produsen oksigen di Sumbar saat ini salah satunya berasal dari Riau. Yevri menjelaskan bahwa apabila stok liquid habis, produsen di Sumbar tentunya akan terhambat memproduksi oksigen. Dengan begitu, pengiriman pasokan oksigen untuk kebutuhan Rumah Sakit juga tak bisa dilakukan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X