Pesona Puncak Kompe Raja Lima, Gubernur Syamsuar: Ayo Berkunjung

- Sabtu, 4 September 2021 | 04:15 WIB
gubernur Syamsuar menikmati keindahan alam dari Puncak Kompe Raja Lima, Kampar. (Ist-Haluanriau.co)
gubernur Syamsuar menikmati keindahan alam dari Puncak Kompe Raja Lima, Kampar. (Ist-Haluanriau.co)

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Untuk membangkitkan geliat kepriwisataan Provinsi Riau, Gubernur Syamsuar didampingi Kadis Pariwisata, Roni Rahmat mengunjungi dan mempromosikan Puncak Kompe Raja Lima, Jumat (3/9/2021).

Baca Juga: Oktober Depan, Sejumlah Pejabat Eselon II Pemprov Riau akan Diganti
Puncak Kompe Raja Lima, merupakan destinasi wisata yang tidak kalah dari Puncak Raja Ampat, Papua. Terlebih lagi letaknya setrategis, sangat mudah dikunjungi dari arah Riau maupun Sumatera Barat.
Destinasi wisatahandalan ini berlokasi di sisi jalan Lintas Riau Sumatra Barat, tepatnya di Kecamatan XIII Koto Kampar, tidak jauh dari Kota Bangkinang Kabupaten Kampar.

Di kesejukan udara Pucak Kompe Raja Lima, pengunjung dapat menyaksikan keindahan bentang alam beruapa air danau yang membiru dikelilingi bukit-bukit. Di dalam danau terdapat pula p pulau-pulau kecil yang muda dijaungkau.

“Kita berkunjung ke Puncak Kompe, puncak yang tinggi sekaligus seperti Raja Ampat. Kalau ino Raja Lima, wisata yang indah di Kabupaten Kampar, dan banyak lagi wisata yang lain. Mari berwisata ke Riau ke Puncak Kompe, Kampar,” ajak Gubri, disela-sela menikmati pemandangan dari atas Puncak Kompe.

Dijelaskan Gubri, dengan suasan pandemi Covid-19 di Riau ini, beberapa perekonimian masyarakat mulai menurun. Termasuk berkurangnya wisatawan yang datang ke Riau untuk berwisata. Untuk itulah pihaknya mulai memulihkan perekonomian masyarakat, selain dari digaungkannya kembali pariwisata Riau. Dan Gubri tetap menghimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan, jika nantinya ada kelonggaran dalam penerapan PPKM.

“Masyarakat disini sangat kreatif, banyak usah mikro dan usaha kecil dari keseharian. Dan kami tentunya saat ini sedang pemulihan ekonomi, dan sata ini desa Koto Masjid, mendapatkan bantuan dari Pertamina Hulu Rokan, melalui manajemen CSR nya. Mereka akan memberikan edukasi dan bantuan mengerakkan usaha kecil, usaha mikro ini merupakan desa yang punya destinasi wisata yang dikembangkan,” kata Gubri.


Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan XIII Koto Kampar, Akhir, mengatakan, selama masa pandemi Covid-19 destinasi wisata di daerahnya memang sepi peminat. Apalagi mulai diberlakukannya PPKM level 4, baik di Riau dan Sumbar. Otomatis masyarakat yang akan berwisata juga berkurang karena banyak penyekatan dan larangan-larangan dibukan pariwista di Kampar.

“Yah biasanya tempat ini ramai dikunjungi masyarakat, yang ingin menikmati pemandangan dari Puncak Kompe. Bayangkan saja pemandangannya seperti Raja Ampat nya yang ada di Papua. Tidak hanya menikmati pemandangan dari Puncak, wisatawan juga bisa menikmati tinggal di tepi danau, sambil kemping, membawa tenda,” kata Akhir.

“Kami bersukur dengan kehadiran Pak Gubernur yang kembali mempromosikan wisata Puncak Kompe. Mudah-mudahan masyarakat yang ingin berwisata kembali datang, tentunya dengan menerapkan Prokes,” harapnya.
Haluanriau.co-Nurmadi

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: Haluanriau.co

Tags

Terkini

NDC Unand Pacu Kemajuan Kepariwisataan sungai Pinang

Selasa, 28 September 2021 | 02:34 WIB

Terpopuler

X