Tempat Wisata Mulai Dibuka di Tengah Ancaman Varian Delta, Lakukan Hal Ini Jika Ingin Berlibur

- Minggu, 19 September 2021 | 14:02 WIB
Ilustrasi Test swab (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi Test swab (Foto: Shutterstock)

HARIANHALUAN.COM - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah mulai diturunkan di berbagai daerah. Bahkan pemerintah juga telah membuka beberapa tempat wisata.

Meski demikian, ada kekhawatiran bahwa pembukaan tempat wisata akan menimbulkan lonjakan kasus Covid-19. Lantas apa pendapat para pakar kesehatan, etiskah berlibur saat ini? Apalagi ada ancaman varian Delta yang mudah menyebar.

Pakar bioetika sekaligus co-founder firma konsultan bioetika Rogue Bioethics, Kelly Hills berpendapat etis saja bila Anda berasal dari kawasan dan tujuan liburan dengan 80 persen populasi sudah tervaksin dan kasus Covid-19 rendah.

Anda harus mengikuti pedoman kesehatan masyarakat secara ketat. Apabila Anda memutuskan akan bepergian, maka Anda bertanggung jawab atas tindakan Anda dan melakukan yang terbaik untuk meminimalkan penyebaran penyakit.

Sementara itu, peneliti kebijakan kesehatan di Brigham and Women's hospital and Harvard TC Chan School of Public Health, Dr. Thomas Chin-Chia Tsai melihat dari kacamata risiko bagi diri Anda dan orang lain.

"Setelah lebih dari satu setengah tahun perjalanan tertunda karena Covid-19, ada alasan yang sangat nyata mengapa individu mungkin ingin atau perlu melakukan perjalanan bahkan ke daerah dengan tingkat vaksinasi yang rendah misalnya untuk melihat keluarga. Sebagai peneliti kesehatan masyarakat, saya melihat hal ini sebagai salah satu risiko," tutur dia, dikutip dari Okezone, Minggu (19/9/2021).

Dia mengatakan, bepergian tanpa vaksinasi menempatkan diri Anda dan orang lain dalam risiko terkena Covid-19. Sementara berkunjung ke daerah dengan tingkat vaksinasi rendah dan tingkat kasus Covid-19 tinggi juga secara inheren berisiko.

Sebagai pelancong yang divaksinasi, tetap penting untuk mengikuti pedoman maskapai dan yurisdiksi lokal seputar masker, skrining dan tes Covid-19. "Kita berada pada tahap pandemi yang fokusnya secara kolektif mengambil tindakan yang dapat mengurangi penularan," tutur dia.

Di sisi lain, pakar epidemiologi di George Mason University Schar School of Policy and Government, Saskia Popescu juga mengajak Anda mempertimbangkan wilayah tinggal Anda, tujuan liburan dan tingkat penularannya.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: Okezone

Tags

Terkini

NDC Unand Pacu Kemajuan Kepariwisataan sungai Pinang

Selasa, 28 September 2021 | 02:34 WIB

Terpopuler

X